NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Dwelling Time Menurun

Kok Biaya Logistik Tetap Tinggi

Dwelling Time Menurun

Kok Biaya Logistik Tetap Tinggi

Sekjen DPP INSA Lolok Sudjatmiko:

'Lancarkan Tol Laut, Pelindo jalankan no service no pay

Proyek Pelabuhan Patimban Telan Anggaran Rp43 Triliun

Dikerjakan Selama 10 Tahun

Tonny Budiono Jabat Dirjen Hubla

Menteri Jonan Lantik 3 Pejabat

4 ABK Indonesia Akhirnya Dibebaskan

Ditawan Kelompok Bersenjata di Filipina

Elvyn G. Masassya Bos Baru PT Pelindo II

Mantan Dirut BPJS Ketenagakerjaan

MenjawabTuduhan Ahok

Nelayan Asli Bawa Jaring dan Ikan Teluk Jakarta ke Balaikota DKI

Wika, Gadis Penjelajah Langit Tewas Terjun Payung

Insiden Jogja Air Show 2016

Harmony Of The Seas Kapal Pesiar Raksasa

Dilayani 2.000 ABK

Poll

Subscribe Newsletter

Zulkifli Hasan Ketua MPR
Bawa iklim sejuk

Indonesiamaritimenews.com,JAKARTA: Zulkifli Hasan muncul sebagai kuda hitam dari kubu Koalisi Merah Putih (KMP), dan akhirnya berhasil menang meraih kursi Ketua MPR. Nama Zulkifli sebelumnya tidak diperhitungkan karena ia tidak masuk daftar kandidat.

Proses pemilihan Ketua MPR berjalan alot, akhirnya dilakukan voting tertutup dan berjalan demokratis. Tak diduga, politisi PAN ini mengungguli lawannya, Osman Sapta Odang yang diusung kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Zulkifli pun kini menjadi bahan perbincangan.

?Tidak ada keinginan saya, cita-cita saya untuk menjadi Ketua MPR. Semua ini garis tangan,? katanya ketika diberi kesempatan menyampaikan visinya sesaat sebelum pemilihan berlangsung, Rabu (8/10) dinihari.

Tampilnya Zulkifli Hasan, SE, MM, seakan membawa angin segar di tengah hiruk-pikuk dunia politik belakangan ini. Dinamika politik dari hari ke hari terus meningkat, elite politik saling melakukan manuver hingga tensi politik memanas.

Kehadiran pria asal Lampung ini diharapkan bisa membawa kesejukan. Banyak yang yakin, besan Amien Rais ini bisa jadi penengah kekisruhan antara dua kubu, KMP dan KIH.

SOSOK ZULKIFLI
Banyak orang awam yang belum mengetahui kiprah Zulkifli. politisi PAN tersebut karena ia memang tak pernah melakukan manuver-manuver tertentu. Meski begitu, perjalan karirnya mengalir mulus hingga mencapai posisi Ketua MPR. Sebuah posisi strategis yang diperbutkan semua partai politik.

Putra pasangan Hasan-Siti Zaenab ini dilahirkan di Desa Pisangan, Penengahan, Lampung Selatan, 17 Mei 1962. Ayah empat anak ini menyelesaikan SDN di desanya tahun 1975. Lulus SD, Zulkifli dibawa ayahnya ke Kota Tanjung Karang, ibukota Bandar Lampung, untuk melanjutkan sekolah di PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri).

Ayah Zul ingin putranya menjadi ulama seperti Buya Hamka. Dia hidup mandiri, tinggal di tempat kos. Tapi Zul rupanya menyimpan cita-cita lain. Diam-diam ia mengikuti ujian Madrasah Tsanawiyah setingkat SMP, lalu mendaftar di SMAN Tanjung karang dan diterima.

Sang ayah marah dan terpaksa keluar dari SMA setelah beberapa bulan sekolah. Dia akhirnya nekat merantau ke Jakarta dan sekolah di SMAN 53. Dia melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana dan melanjutkan S2 di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

TERJUN KE POLITIK
Zulkifli pernah menjadi pegawai negeri sipil (PNS), tapi keluar lantaran gajinya tak mencukupi. Dia banting stir berbisnis, kegiatan yang pernah dilakukannya semasa sekolah, dan sukses menjadi pengusaha. Dia tercatat sebagai Presiden Direktur PT Panamas Mitra Inti Lestari, perusahaan panci. Dia juga menduduki poisisi Presdir PT Batin Eka Perkasa (perusahaan perlengkapan kitchen), Presdir PT Sarana Bina Insani dan Komisaris Utama PT Hudaya Safari Travel.

Tertarik dengan politik, Zul bergabung di Partai Amanat Nasional. Tahun 2005-2009 dia dipercaya menjabat Sekjen PAN. Kiprahnya di politik terus berkibar, Zulkifli pernah menjadi Ketua Fraksi PAN di DPR. Puncak karirnya, Oktober 2009 suami Soraya S.psi ini terpilih masuk Kabinet Indonesia Bersatu II dan menjabat Menteri Kehutanan sampai akhirnya terpilih menjadi Ketua MPR RI.

Zulkifli dikaruniai 4 anak; Futri Zulya Savitri, Zita Anjani, M. Farras Nugraha dan M. Rafi Haikal. Dunia politik juga mungkin yang mempertemukan putri Zulkifli dengan putra Amien Rais. Putri sulung Zulkifli, Futri Zulya menikah dengan Ahmad Mumtaz Rais pada 8 Oktober 2011 dan Presiden SBY menjadi saksi pernikahan.

Kini Zulkifli menjadi salah satu penentu jalannya pemerintahan di negeri ini. Banyak yang berharap, kepemimpinan Zulkifli Hasan di MPR bisa membuat suhu politik di negeri ini menjadi sejuk.

DEMOKRASI
Kehidupan berdemokrasi tak hanya dilakukannya di partai atau lembaga tertinggi MPR. Demokrasi pun diterapkannya di rumah tangga. "Kami , saya dan anak-anak biasa berdebat bahkan sangat keras saat membahas satu tema,"kata lelaki yang suka mencukur rambut ini di saat waktu senggang pada sebuah statiun TV Nasional.

Perdebatan yang memanas di rumah akibat membahas suatu hal, kembali normal pada saat ia dan anak - anaknya duduk di meja makan bersama meyantap makanan yang dihidangkan." Saya lebih banyak menjadi pendengar," kata lelaki yang menyerahkan cita-cita masa depan anak-anaknya sendiri karena menganggap mereka lebih pintar.

Zulkifli di rumah sebagai ayah, mengajarkan anak-anak berdemokrasi. Ayah empat anak ini berupaya mendekatkan diri dengan anak-anak , saat santai berjalan bersama -sama.Sehingga suasana keakraban,rumah yang teduh dan sejuk terasa. Nuansa itu pulah yang diharapkan masyarakat terhadapnya sebagai Ketua MPR, saat gesekan memanas antara Komisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat, ia dapat meredam dan menyejukan gedung majelis musyawarah rakyat tersebut. (Oryza/berbagai sumber)