- EAZI Bawa TPK Nilam Rekor Tertinggi Arus Petikemas 2026
- BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
- Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Kesejahteraan Buruh, Ini Kata Said Iqbal
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BGN dan Penasihat Khusus Bidang Kesejahteraan Buruh
- Modus Penyelundupan Merkuri Ilegal Rp 1,5 M Diendus TNI AL Gagal Masuk Priok
- Kampus Bukan Prioritas?
- Presiden Prabowo Copot Ketua BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya, Diganti Nanik S Deyang
- TNI AL Musnahkan Miras, Pengawasan Jalur Laut di Perbatasan Diperketat
- Mulai Juni,Tiap Akhir Pekan ASDP Layani Penyeberangan Hunimua–Waipirit 24 Jam
- Peringati WOD & Coral Triangle Day 2026, KKP Perkuat Kolaborasi Lindungi Laut
Misteri Jasad Wanita Berambut Ikal di Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Priok, Ini Ciri Fisiknya

Keterangan Gambar : Ilustrasi petimati.Foto: Ist
Indonesiamaritimenewa.com (IMN),JAKARTA: Identitas wanita yang tewas membusuk di dalam peti kemas Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih misteri. Polisi menyebutkan, wanita tersebut orang Indonesia dengan ras Mongoloid.
Baca Lainnya :
- Geger! Mayat Wanita Berambut Ikal Membusuk di Peti Kemas Tanjung Priok0
- Resmi Jabat Kabid Humas Polda Metro, Kombes Ade Ary Tak Segan Belajar dari Brigjen Trunoyudo0
- Libas Penyelundupan Narkoba Jalur Laut, Bakamla dan BNN Gandengan0
- Kriminalitas Jakarta 2023 Naik 32 Persen, Ini Penjelasan Kapolda Metro Jaya0
- Rilis Akhir Tahun 2023, Kapolri Pamer Pengungkapan Kasus Narkoba Hingga Karhutla0
Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang mengusut kasus ini mengungkap ciri fisik jasad perempuan tanpa identitas terbut. Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu I Gusti Ngurah Putu Krisnha menyebut salah satu ciri fisik korban adalah berambut ikal dan mulai beruban.
Adapun ciri-ciri lainnya yaitu: perawakan sedang, tinggi antara 150-160 sentimeter, berusia sekitar 50 hingga 65 tahun, dan ia orang Indonesia dengan ras mongoloid. "Warna kulitnya tidak kelihatan karena sudah mengalami proses pembusukan bahkan mumifikasi," kata Krisnha, Kamis (18/1/2024).
Sedangkan sidik jari jenazah belum bisa teridentifikasi karena kondisinya yang mulai mengering. Pihak Inafis Polri masih mengupayakan identifikasi perempuan tersebut. Jenazah tersebut diotopsi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
Diungkapkan Krisnha, jenazah sudah membusuk dan memgalami proses mumifikasi. Tidak ada tanda kekerasan pada jenazah, sehingga kecil kemungkinan ia mengakami kekerasan.
"Jenazah dalam kondisi pembusukan lanjut dan penegasan lagi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, tidak ada bagian tubuh atau tulang yang patah," ungkap Krisnha.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, sesosok mayat perempuan dotemukan si dalam peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (16/1/2024) pagi. Jenazah tersebut ditemukan oleh pekerja bongkar muat barang.
Di sekitar mayat ditemukan satu tas selempang berisi dua baju dan pakaian dalam, satu botol air mineral yang sudah kosong, uang sekitar Rp 5.000 satu lembar, dan beberapa uang receh.
Peti kemas tersebut diketahui telah berada di Tanjung Priok sejak Desember 2023 lalu. Penyelidikan sementara, peti kemas itu berasal dari Indonesia timur. (Arry/Oryza)











