- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
- Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, ada Rocky Gerung, Margarito hingga Babah Alun
- Hari ke-18 Pencarian Korban, Penyelam Sisir Badan KMP Virgo Transport 8
- Pelantikan Ketua PWI Jabar, Akhmad Munir dan KDM Ingatkan Independensi Pers
- Aksi Sosial Lintas Negara, Satgas Port Visit 2026 Gelar Bakti Kesehatan di Vanuatu
- Perusahaan Diminta Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Menaker: Kami Latih, Kami Siapkan
- Ketum PWI: Pers di Tengah Gempuran Algoritma, Negara Harus Hadir
- Reshuffle ke-7 KMP: 18 Pejabat Baru mulai Menteri-Wamen hingga Kapolri-Wakapolri Dilantik Presiden
- PWI Pusat Luncurkan Website, Konektivitas Informasi 38 Daerah
- Sehari Jabat Kapolri, Suyudi Bongkar Gerbong Polri, 78 Pati Dirotasi, 19 Kapolda Diganti, Siapa Saja ?
Handal, Pushidrosal Deteksi Titik Sasaran Penembakan di Dasar Laut

Keterangan Gambar : Tak butuh waktu lama, TNI AL dalam hal ini Hydrographer Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) berhasil mendeteksi sasaran penembakan yang terbenam di laut dalam. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI Angkatan Laut dalam hal ini Hydrographer Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) tidak memerlukan waktu lama untuk mampu mendeteksi dan menentukan posisi sasaran penembakan senjata khusus. Hal ini dibuktikan dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 terhadap sasaran yang sudah terbenam di dasar laut dalam pada kedalaman 808 meter.
Rangkaian Latopslagab 2024 yang telah berhasil menembakkan sejumlah senjata khusus dan berhasil menenggelamkan sasaran tembak.
Momentum tersebut ditindaklanjuti oleh Pushidrosal dengan menugaskan KRI Spica-934 untuk melaksanakan investigasi sasaran yang telah tenggelam menggunakan alat survei batimetri multibeam dengan kemampuan deteksi laut dalam.
Baca Lainnya :
- Libatkan 1.760 Nelayan, Gernas BCL 2024 Usung Tema Laut Sehat0
- Satgas Gulben TNI AL Terjun Bersihkan Lumpur, Siswa SDN 228 Luwu Bisa Sekolah Lagi0
- Peduli Masyarakat Pesisir, TNI AL Salurkan Bantuan Sosial0
- Rudal Exocet dan Torpedo Kapal Perang TNI AL Sukses Tenggelamkan Sasaran, Bravo Zulu0
- Halal Bihalal Keluarga Besar PPAL, Pengabdian Purna Tugas Mencari Ridho Allah0
Area investigasi sasaran dipusatkan pada laporan posisi terakhir oleh unsur pesawat udara TNI AL yang melihat sasaran tembak tenggelam. Posisi obyek tersebut sangat berdekatan dengan laporan posisi sasaran tembak ketika mulai tenggelam oleh unsur pesawat udara.
Selanjutnya berdasarkan analisis backscatter (hambur balik) untuk verifikasi, obyek tersebut memiliki intensitas 16,828 desibel, yang menunjukkan tingkat kekerasannya melebihi dasar laut di sekitarnya.
Obyek fitur tersebut tidak ditemukan pada base surface batimetri hasil survei pemetaan Pushidrosal pada tahun 2021, di perairan yang sama. Dengan beberapa informasi pendukung tersebut, maka dapat dipastikan bahwa obyek fitur bawah laut yang dideteksi oleh KRI Spica-934, merupakan sasaran-sasaran tembak.
Momentum Latopslagab 2024 tidak hanya menjadi ajang uji kemampuan tempur kekuatan Koarmada saja, namun diikuti pula sebagai ajang uji kemampuan dukungan survei pemetaan, khususnya hidrografi oleh Pushidrosal.
Pendeteksian sasaran di laut dalam ini selaras dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yaitu manajemen operasi dan sistem duklog, di mana TNI AL harus mempertajam kemampuannya terutama pada tujuh kemampuan, salah satunya survei dan pemetaan (surta) Hidros dan pemberdayaan wilayah pertahanan laut. (Riz/Oryza)











