- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
Kebakaran dan Ledakan Gudang Peluru Yonarmed, Pangdam Jaya: Tidak Ada Korban Jiwa

Keterangan Gambar : Gudang amunisi Yon Armed Kodam Jaya di Gunung Putri, Bogor, terbakar dan meledak. Foto: instagram @fritzdby
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ledakan dan kebakaran di Gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) TNI di Gunung Putri, Bogor, Sabtu (30/3/2024) malam.
Lokasi Gudang Peluru di perbatasan antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Parung Linang, Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Baca Lainnya :
- Duaar! Gudang Peluru TNI Yonarmed GS Kodam Jaya di Gunung Putri Bogor Terbakar dan Meledak 0
- Ganja dan BBM Gagal Diselundupkan ke Papua Nugini Keburu Diciduk TNI AL0
- Ditangkap Satgaspam Lanal Labuan Bajo, Penyelundupan Rokok Ilegal Rp2,49 Miliar Gagal0
- Arus Mudik Idul Fitri 2024, KSOP Tanjung Priok dan Stakeholder Siapkan Layanan Terbaik0
- Kota Padang Dikepung Banjir, Lantamal II Terjunkan 2 Tim Siaga Evakuasi Warga0
“Tidak ada korban jiwa, itu kami tegaskan tidak ada korban jiwa walaupun saat ini memang kami tidak bisa masuk langsung ke lokasi karena masih ada kerawanan dan ledakan-ledakan kecil,” kata Muhamad Hasan kepada wartawan di sekitar lokasi kejadian.
Jenderal bintang dua ini memastikan, sistem pengamanan di Gudang Peluru Armed Kodam Jaya tersebut sangat profesional serta menjaga kondisi permukiman warga. Diungkapkannya, lokasi berada di bunker dan di atasnya ada tanggul-tanggul yang mengamankan kalau ada ledakannya ke samping.
"Tetapi kalau ke atas mungkin bisa menyebar sampai ke beberapa tempat. Tapi kami pastikan bahwa prosedur maupun sistem ini sudah sedemikian rupa sehingga kalau ada ledakan seperti ini diperkirakan akan aman,” ungkap Pangdam Jaya ini.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, Gudang Peluru milik Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS Kodam Jaya di Gunung Putri terbakar disusul ledakan beruntun.
Baca juga :Duaar! Gudang Peluru TNI Yonarmed GS Kodam Jaya di Gunung Putri Bogor Terbakar dan Meledak
SUDAH ANTISIPASI
Sementara itu Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi mengaatakan pihaknya tidak menduga peristiwa kebakaran tersebut bisa terjadi, karena seluruh upaya antisipasi telah disiagakan.
Dijelaskannya, gudang amunisi memang sudah didesain untuk menyimpan amunisi-amunisi berbagai jenis kaliber sesuai peruntukannya. "Ada tanggulnya yang bisa menahan itu, kemudian sudah didesain juga dengan alat pemadam kebakaran, kemudian tempat penyimpanannya mulai dari yang amunisi terbarunya, pengatur suhunya dan segala macamnya ada di gudang amunisi itu,” jelas Kristomei kepada wartawan.
“Jadi kita akan cek secara detail apa sih penyebanya, baru kita sampaikan ke publik. Apa saja penyebabnya,” tandasnya. (Bow/Arry/Oryza)











