- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II
Bantu Air Bersih Korban Gempa Cianjur, Badan Geologi Bangun 19 Titik Sumur Bor

Keterangan Gambar : Foto udara kerusakan rumah di Kabupaten Cianjur setelah diguncang gempa. Foto: BNPB
Indonesiamarititimenews.com (IMN),JAKARTA: Sebanyak 19 titik sumur bor dibangun untuk para penyintas gempa bumi di Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Diharapkan para korban gempa bisa menikmati fasilitas air bersih yang dibangun oleh Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM melalui Badan Geologi
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid berharap, fasilitas air bersih tersebut dapat memberi manfaat bagi korban gempa. "Pembangunan sumur bor air bersih dilakukan di 19 titik di lokasi terdampak yang kesulitan mendapatkan air bersih," kata Wafid dalam keterangan tertulis Rabu (30/11/2022).
Dari 19 titik sumur bor tersebut, 3 titik sudah masuk tahap pengeboran, 2 titik akan masuk tahap pengeboran, 4 titik tahap-tahap persiapan dan mobilisasi alat, 6 titik tahap survei, dan 4 titik sisanya dialokasikan untuk relokasi.
Baca Lainnya :
- Awal 2023 Resesi Global, Presiden Jokowi: Semua Harus Hati-hati0
- Maritim Center Dibangun di Pelabuhan Muara Batang Arau Padang, Destinasi Panorama Samudera Hindia0
- Belum Lama Jo Biden dan Xi Jinping Salaman di Bali, China Usir Kapal Perang USS Chancellorsville 10
- Hijaukan Jakarta Utara, Pelindo dan Pemkot Tanam 4.000 Pohon di Tepi Jalan0
- Laksamana Yudo Margono, Putra Petani Madiun Sukses Menuju Kursi Panglima TNI0
Diharapkan bantuan sumur bor tersebut bisa meringankan kesulitan para penyintas gempa akan kebutuhan air bersih yang layak konsumsi.
Berdasarkan pemetaan lokasi yang dilakukan oleh Badan Geologi, kerusakan paling parah terjadi di daerah yang disusun oleh endapan breksi dan lahar Gunung Gede.
Secara morfologi, daerah yang mengalami kerusakan pada umumnya dengan morfologi perbukitan bergelombang. Di Kecamatan Cugenang intensitas mencapai VII-VIII Modified Mercalli Intensity (MMI) ditandai dengan kerusakan bangunan yang masif, terutama di Desa Gasol dan Sarampad, serta Cugenang.
Guncangan gempa juga memicu terjadinya tanah bergerak di area yang disusun oleh produk gunung api tua (Qvot) yang telah mengalami pelapukan.
Seperti diketahui, gempa berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) siang. Gempa mengakibatkan 327 penduduk meninggal dunia dan 100 ribu lebih warga masih mengungsi. (Arry/ Oryza)











