- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Masih Diselidiki, MV Layar Anggun 8 Kandas & Terbakar, 12 ABK Loncat ke Laut..
Random Video
- Operasi Senyap TNI AL Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah Miliaran Rupiah.
- Pengasuh MILBoS Ustad M.Rizki Akbar,SE Tadaburi Surah Al-'Asr Agar Hidup Beruntung
- Ini Rahasia, Pelabuhan Rugi Rp 4 M jadi Untung Rp 8 M
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali Dampingi Panglima TNI Hadiri Peresmian Polda Papua
- Bunda Indah Ketua RKLA Dukung Prabowo Presiden RI, Ajak Rakyat Indonesia Doa Bersama Amankan Negeri
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN RIAU: MV Layar Anggun 8 kandas di atas karang. Terdengar letupan kebakaran di atas kapal. 12 ABK Loncat Kelaut menyelamatkan diri.
Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang berada di KRI Lepu-861 (KRI LPU-861) setelah mendapat informasi bergerak cepat mengupayakan bantuan kepada kapal MV Layar Anggun 8 yang terbakar dan kandas di Perairan Utara Tanjung Berakit, Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (16/04).
Kebakar.an kapal berbendera Tanzania itu, bermula pada pukul 15.10 KRI LPU-861 mendapatkan informasi dari Sops Koarmada I bahwa telah terjadi laka laut terbakarnya kapal.
KRI LPU-861 yang dikomandani Mayor Laut (P) Zul Supri Nazara, berkoordinasi dengan Batam VTS bahwasanya MV Layar Anggun 8 tersebut kandas di Perairan Utara Tg. Berakit
Kemudian KRI LPU-861 mendekat dan berhenti 8pada jarak 600 yard lalu menurunkan sekoci untuk melaksanakan apapengawasan dan penilaian lebih lanjut kondisi MV Layar Anggun 8 pada jarak 10 M disebabkan kendala bahaya navigasi. Pada saat itu MV. layar anggun sudah kandas di karang.
Tim Penanggulangan Kebakaran (PEK) KRI LPU-861 terus berupaya melukan pemadaman menggunakan sekoci dengan peralatan pemadaman sistem pompa air laut Alkon dan terus melaksanakan pengawasan dan bersinergi dengan unsur kapal lainnya.
Kemudian kapal-kapal lainnya mulai berdatangan memberikan bantuan pemadaman antara lain KN. Sarotama dan KN. Rantos. Selanjutnya secara bersama-sama w kmumemadamkan api yang semakin be dan Dannysar dan terdengar ada letupan-letupan dari kapal.
Akhirnya, setelah berusaha sekian lama, Tim PEK KRI iniLPU-861 pada hari Rabu pagi (17/04) sekitar pukul 05.45 WIB berhasil memadamkan kebakaran di kapal MV Layar Anggun BBM8.
Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah Tuhan Seluruh Alam, ABK beserta Nakhoda 12 orang yang meloncat ke laut sel adaamat dan telah dievakuasi seluruhnya oleh Rescue ship Singapura sebelumnya.
Pemicu terjadinya kebakaran kapal MV Layar Anggun 8 hingga saat ini masih diselidiki.
Upaya penyelamatan ini sebagai implementasi pelaksanaan perintah pimpinan TNI AL, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan kepada jajaran TNI AL agar memanfaatkan dan melibatkan segala potensi yang dimiliki baik personel maupun Alutsista untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti penanggulangan bencana dan SAR.(Arry/Oryza)
