- KKP Dorong Partisipasi Nelayan, Subjek Utama Pengembangan Kawasan Pesisir Marunda
- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional
- Kemandirian Terpaksa Missile City Iran
- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China
- ASDP Terapkan Transformasi Penyeberangan Modern Berorientasi Selamat, Aman dan Nyaman, Ujicoba 1Juni 2026
- Hasil Negoisasi, Udang Tangkap Indonesia Kembali Masuk Arab Saudi Efektif Mei 2026
- Negara Lindungi Awak Kapal Ikan, Nelayan Kecil Bagaimana ?
- Ketika TNI AL Gagalkan Penyelundupan 780 Kg Sisik Trenggiling
Masih Diselidiki, MV Layar Anggun 8 Kandas & Terbakar, 12 ABK Loncat ke Laut..
Random Video
- Tegas! 600 Prajurit TNI AL dan Masyarakat Bongkar Patok Pagar Laut 30 Km di Tangerang
- Kenangan Pol Damri Lampung
- Nabi Muhammad SAW Isra' Mi'raj Menerima Perintah Penting Sholat. Lantas Bagaimana Bisa Kita Menikmat
- Kenangan di Pol Damri Tanjung Karang, Lampung
- Kasal, Titiek Soeharto hingga 3 Menteri Turun ke Lokasi Pembongkaran Pagar Laut Tangerang
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN RIAU: MV Layar Anggun 8 kandas di atas karang. Terdengar letupan kebakaran di atas kapal. 12 ABK Loncat Kelaut menyelamatkan diri.
Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang berada di KRI Lepu-861 (KRI LPU-861) setelah mendapat informasi bergerak cepat mengupayakan bantuan kepada kapal MV Layar Anggun 8 yang terbakar dan kandas di Perairan Utara Tanjung Berakit, Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (16/04).
Kebakar.an kapal berbendera Tanzania itu, bermula pada pukul 15.10 KRI LPU-861 mendapatkan informasi dari Sops Koarmada I bahwa telah terjadi laka laut terbakarnya kapal.
KRI LPU-861 yang dikomandani Mayor Laut (P) Zul Supri Nazara, berkoordinasi dengan Batam VTS bahwasanya MV Layar Anggun 8 tersebut kandas di Perairan Utara Tg. Berakit
Kemudian KRI LPU-861 mendekat dan berhenti 8pada jarak 600 yard lalu menurunkan sekoci untuk melaksanakan apapengawasan dan penilaian lebih lanjut kondisi MV Layar Anggun 8 pada jarak 10 M disebabkan kendala bahaya navigasi. Pada saat itu MV. layar anggun sudah kandas di karang.
Tim Penanggulangan Kebakaran (PEK) KRI LPU-861 terus berupaya melukan pemadaman menggunakan sekoci dengan peralatan pemadaman sistem pompa air laut Alkon dan terus melaksanakan pengawasan dan bersinergi dengan unsur kapal lainnya.
Kemudian kapal-kapal lainnya mulai berdatangan memberikan bantuan pemadaman antara lain KN. Sarotama dan KN. Rantos. Selanjutnya secara bersama-sama w kmumemadamkan api yang semakin be dan Dannysar dan terdengar ada letupan-letupan dari kapal.
Akhirnya, setelah berusaha sekian lama, Tim PEK KRI iniLPU-861 pada hari Rabu pagi (17/04) sekitar pukul 05.45 WIB berhasil memadamkan kebakaran di kapal MV Layar Anggun BBM8.
Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah Tuhan Seluruh Alam, ABK beserta Nakhoda 12 orang yang meloncat ke laut sel adaamat dan telah dievakuasi seluruhnya oleh Rescue ship Singapura sebelumnya.
Pemicu terjadinya kebakaran kapal MV Layar Anggun 8 hingga saat ini masih diselidiki.
Upaya penyelamatan ini sebagai implementasi pelaksanaan perintah pimpinan TNI AL, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan kepada jajaran TNI AL agar memanfaatkan dan melibatkan segala potensi yang dimiliki baik personel maupun Alutsista untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti penanggulangan bencana dan SAR.(Arry/Oryza)
