- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU
- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
Pesawat Boeing 737 Cina Airlines Bawa 133 Penumpang Jatuh di Pegunungan

Keterangan Gambar : Foto: twitter/@AktivVeterans
Indonesiamaritimenews.com(IMN),CHINA:Pesawat Boeing 737 China Eastern Airlines, mengalami kecelakaan di pegunungan China Selatan, Senin (21/3/2022). Pesawat itu mengangkut 133 penumpang.
Berita itu dirilis Sputnik dan video di media sosial menunjukkan lokasi kejadian.
“Satu pesawat penumpang jatuh di Cina Selatan pada Senin,” ungkap laporan CCTV. "Satu pesawat penumpang Boeing 737 China Eastern Airlines yang membawa 133 orang jatuh di Kabupaten Teng, Kota Wuzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, mengakibatkan kebakaran hutan", ungkap laporan tersebut.
Baca Lainnya :
- Viral Aleix Espargaro Lempar Helm, Ini Dia Penonton MotoGP yang Beruntung0
- Bersinar di Laut Manjakan Anda di Labuan Bajo 2 Kapal Menhub Menanti0
- Sirkuit Mandalika Hujan Deras, Jumlah Lap MotoGP 2022 dikurangi0
- Marquez Gegar Otak, Gagal Raih Gelar Juara MotoGP 2022 Madalika 0
- Bikin Penasaran, Senin Besok Nama Mafia Minyak Diumumkan0
Data awal menunjukkan, penerbangan MU5735 dalam perjalanan dari Kunming ke Guangzhou. Televisi pemerintah China CGTN melaporkan pesawat mengalami kecelakaan di wilayah Guangxi dan menyebabkan kebakaran di pegunungan. Tim penyelamat meluncur ke lokasi jatuhnya Boeing 737 di dekat Wuzhou di Guangxi.
Maskapai penerbangan China disebutkan telah mencatat lebih dari 100 juta jam penerbangan yang aman terus menerus. Kecelakaan domestik terakhir terjadi pada 2010, ketika sebuah pesawat jatuh di Yichun, provinsi Heilongjiang, menewaskan 42 orang.
Dilansir dari INews.co.uk, Boeing 737 merupakan pesawat bermesin ganda, lorong tunggal adalah salah satu pesawat paling populer di dunia untuk penerbangan jarak pendek dan menengah. China Eastern Airlines mengoperasikan beberapa versi pesawat umum, termasuk 737-800 dan 737 Max.(Arry/Oriz)











