- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
Akan Dibawa ke Singapura

Keterangan Gambar : Upaya penyelundupan 30.789 ekor Benih Bening Lobster (BBL) jaringan internasional di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, digagalkan Satgaspam TNI AL dan Airport Security. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Upaya penyelundupan 30.789 ekor Benih Bening Lobster (BBL) jaringan internasional di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, digagalkan petugas.
Tim Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNI AL Bandara Internasional Juanda bersama unsur Airport Security bergerak cepat menggagalkan upaya penyelundupan 30.789 ekor BBL di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Sabtu (22/8/2026).
Kejadian bermula sekira pukul 08.37 WIB saat petugas counter check-in mencurigai gerak-gerik calon penumpang berinisial IWJ (58). Ia menunjukkan gestur panik dan memberikan keterangan tidak meyakinkan saat proses profiling. Memanfaatkan situasi antrean penumpang yang padat, pelaku melarikan diri dari area check-in dan meninggalkan koper kargo berwarna abu-abu miliknya di lokasi.
Baca Lainnya :
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri0
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri0
- Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah di Bangka Belitung0
- PELNI dan Jamdatun Kejagung Perkuat Kerja Sama0
- 1,3 Ton Ketamin Hasil Tangkapan KRI Kerambit-627 Dimusnahkan0
Mendapati koper tak bertuan, petugas Airport Security bersama Satgaspam TNI AL membawa koper ke mesin pemindai X-Ray. Hasil pemindaian memperlihatkan tampilan gumpalan bahan organik berwarna orange. Setelah dilakukan pemeriksaan manual secara transparan, ditemukan puluhan kantong plastik berisi BBL yang dikemas rapi bersama es batu dalam balutan kertas koran.
Pelaku Buron
Satgaspam TNI AL dan Avsec telah memeriksa rekaman CCTV serta menyisir seluruh area Terminal 2 Bandara Juanda untuk melacak keberadaan pelaku yang kini berstatus buron. Barang bukti BBL telah diserahterimakan kepada Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur untuk proses pencacahan serta penanganan kelestarian hayati. TNI AL bekerjasama dengan kepolisian untuk mengembangkan kasus penyelundupan ini dan melimpahkan kepada pihak Polresta Sidoarjo.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI Angkatan Laut senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memperkuat penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia, serta menjaga kelestarian sumber daya kelautan sebagai aset strategis bangsa. (Arry/oryza)











