- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT

Keterangan Gambar : Tenaga medis di KRI dr. Soeharso-990 sedang memberi layanan kesehatan bagi warga terdampak gempa NTT M7.7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/8/2026). Foto: BNPB
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MANGGARAI: Kehadiran kapal rumah sakit milik TNI Angkatan Laut, KRI dr. Soeharso-990 di tengah warga korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) bak oase di tengah gurun.
Upaya penanganan pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur terus diperkuat. Layanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan, terutama bagi warga terdampak gempa yang sangat membutuhkan pertolongN
Langkah TNI Angkatan Laut yang mengerahkan Kapal Rumah Sakit, KRI dr. Soeharso-990 disambut baik oleh masyarakat. Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, pada Jumat (21/8) setelah menempuh perjalanan dari Surabaya. Pengerahan KRI dr. Soeharso merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang fasilitas kesehatannya terdampak gempa.
Baca Lainnya :
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT0
- Program Pelindo Peduli, 100 Lansia dan 100 Balita Cek Kesehatan Gratis0
- Setetes Harapan, Donor Darah, di Hari Jadi IPC TPK Himpun 128 Kantong0
- Bakti Kesehatan di Papua, Uluran Tangan TNI AL untuk Masyarakat Pedalaman0
- Baksos untuk Masyarakat Papua, TNI AL Gelar Donor Darah di Atas KRI dr.Soeharso0
Sebagai kapal bantu rumah sakit, KRI dr. Soeharso memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap. Di dalamnya terdapat ruang Instalasi Gawat Darurat, ruang Intensif, ruang operasi, poliklinik, apotek, laboratorium, serta ruang perawatan.
Khusus untuk ruang perawatan disiapkan dua ruangan dengan masing-masing berisi 20 tempat tidur dan nantinya akan dipisahkan pasien berjenis kelamin perempuan dan laki-laki menempati satu ruang perawatan.
Kapal sepanjang 122 meter ini juga dilengkapi geladak untuk pendaratan helikopter, sehingga mendukung proses evakuasi medis dari daerah terpencil. KRI dr. Soeharso juga membawa tenaga medis gabungan dari TNI AL dan Kementerian Kesehatan yang siap memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam.
Adapun layanan yang diberikan yaitu pemeriksaan kesehatan umum, penanganan luka, tindakan operasi, hingga penanganan kasus kegawatdaruratan. Hingga Sabtu (22/8), KRI dr. Soeharso telah melayani 21 pasien tindakan operasi patah tulang, luka robek, pelayanan rawat jalan, serta 3 pasien yang menjalani rawat inap.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Berton SP Panjaitan, Ph.D mengatakan dengan hadirnya rumah sakit apung ini, pemerintah berharap seluruh masyarakat di wilayah terdampak dapat memperoleh penanganan kesehatan dengan cepat dan tepat. (Bow/oryza)











