- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
Bawa 30,19 Ton Paket Bantuan

Keterangan Gambar : KRI dr. Soeharso-990, kapal rumah sakit milik TNI AL sandar di Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Kapal ini selain membawa 30,19 bantuan, juga akan melayani kesehatan masyarakat. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), FLORES: KRI dr. Soeharso-990, kapal rumah sakit milik TNI AL sandar di Kab. Manggarai, NTT. Kapal ini selain membawa 30,19 bantuan, juga akan melayani kesehatan masyarakat.
KRI dr.Soeharso-990 tiba di
Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dan TNI dalam mendukung penanganan dampak bencana serta memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Baca Lainnya :
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir0
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat0
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT0
- Lewat Jalur Udara, TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Logistik untuk Masyarakat NTT0
- KM Tidar Bawa 41 Koli Barang Bantuan untuk Korban Gempa NTT0
Pengiriman bantuan melalui jalur laut juga menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau wilayah terdampak, khususnya daerah yang membutuhkan dukungan logistik dalam jumlah besar.
Kapal Rumah Sakit
Kedatangan KRI dr. Soeharso-990 bukan hanya mengangjut bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa. Lebih dari itu, kapal ini berfungsi sebagai rumah sakit apung yang melayani perawatan kesehatan masyarakat.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Ph.D. menjelaskan pengerahan KRI dr. Soeharso merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang fasilitas kesehatannya terdampak gempa.
Sebagai kapal bantu rumah sakit, KRI dr. Soeharso memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap. Di dalamnya terdapat ruang Instalasi Gawat Darurat, ruang Intensif, ruang operasi, poliklinik, apotek, laboratorium, serta ruang perawatan.
Khusus untuk ruang perawatan disiapkan dua ruangan dengan masing-masing berisi 20 tempat tidur dan nantinya akan dipisahkan pasien berjenis kelamin perempuan dan laki-laki menempati satu ruang perawatan.
Kapal sepanjang 122 meter ini juga dilengkapi geladak yang dapat digunakan untuk pendaratan helikopter, sehingga mendukung proses evakuasi medis dari daerah terpencil
Selain fasilitas, KRI dr. Soeharso juga membawa tenaga medis gabungan dari TNI AL dan Kementerian Kesehatan. Tim ini siap memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam kepada masyarakat.
Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, penanganan luka, tindakan operasi, hingga penanganan kasus kegawatdaruratan. Berton menegaskan, seluruh layanan diberikan secara gratis dan sesuai dengan prioritas medis. (Bow/oryza)











