- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
45,7 Ton Pasir Timah Diduga Mau Diselundupkan, Kapal Kandas Ditangkap TNI AL

Keterangan Gambar : KM Indah Jaya membawa 45,7 ton timah pasir diamankan TNI AL di Perairan Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BABEL: Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung (Babel) mengungkap dugaan upaya penyelundupan 45,7 ton timah di alur masuk Pelabuhan Pangkal Balam.
Barang yang diangkut menggunakan kapal KM. Indah Jaya tersebut diamankan di wilayah Perairan Pangkal Pinang, tepatnya di alur masuk Pelabuhan Pangkal Balam, Kota Pangkal Pinang, Babel pada Jum'at (13/6/2025).
Baca Lainnya :
- Dikejar Tim F1QR TNI AL, Mafia Narkoba Internasional Lempar 48 Kg Sabu ke Laut0
- Penyelundupan BBM, Sirip Hiu dan Gelembung Ikan di Tapal Batas RI-PNG Digagalkan TNI AL0
- Ayam Ras Filipina Mau Diselundupkan, Belum Sampai Tujuan Kapal Disergap TNI AL0
- Lagi, Penyelundupan Rokok Digagalkan Tim SFQR TNI AL di Selat Laut Kotabaru0
- Kapal Bawa 25 Ton Pasir Timah Mau Diselundupkan ke Malaysia Kandas! Diringkus TNI AL0
Danlanal Babel, Kolonel Laut (P) Ipul Saepul secara langsung mengecek kondisi dari KM. Indah Jaya yang diduga akan melakukan kegiatan Ilegal mining pengiriman pasir timah keluar negeri.
Ia mengatakan pihaknya sempat menghadapi kendala penarikan KM. Indah Jaya GT 34 ke Posal Pangkal Balam. Posisi kapal awalnya kandas di alur pelayaran Pangkal Balam akhirnya berhasil ditarik ke dermaga Pos TNI AL Pangkal Balam.
KM. Indah Jaya yang bermuatan pasir timah dengan jumlah 914 karung ini apabila dikonversikan, negara dirugikan sebanyak kurang lebih Rp8 miliar.
Kolonel Ipul Saepul juga menjelaskan, TNI AL dalam hal ini Lanal Babel terbuka terkait segala informasi berkaitan dengan penangkapan kapal KM. Indah Jaya.
Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan tentang program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, salah satunya adalah memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara melalui pelaksanaan Gakkumla secara profesional dan proporsional. Hal tersebut guna mendukung kebijakan pemerintah dan mewujudkan TNI AL yang responsif, tanggap, dan mampu menghadapi dinamika ancaman maritim secara cepat dan tepat. (Bow/Oryza)











