- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?
- Diwisuda Kasal, 240 Perwira Remaja AAL Calon Pemimpin Masa Depan Siap Mengabdi
- Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara
- Awal Triwulan II 2026, IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif
- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
45,7 Ton Pasir Timah Diduga Mau Diselundupkan, Kapal Kandas Ditangkap TNI AL

Keterangan Gambar : KM Indah Jaya membawa 45,7 ton timah pasir diamankan TNI AL di Perairan Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BABEL: Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung (Babel) mengungkap dugaan upaya penyelundupan 45,7 ton timah di alur masuk Pelabuhan Pangkal Balam.
Barang yang diangkut menggunakan kapal KM. Indah Jaya tersebut diamankan di wilayah Perairan Pangkal Pinang, tepatnya di alur masuk Pelabuhan Pangkal Balam, Kota Pangkal Pinang, Babel pada Jum'at (13/6/2025).
Baca Lainnya :
- Dikejar Tim F1QR TNI AL, Mafia Narkoba Internasional Lempar 48 Kg Sabu ke Laut0
- Penyelundupan BBM, Sirip Hiu dan Gelembung Ikan di Tapal Batas RI-PNG Digagalkan TNI AL0
- Ayam Ras Filipina Mau Diselundupkan, Belum Sampai Tujuan Kapal Disergap TNI AL0
- Lagi, Penyelundupan Rokok Digagalkan Tim SFQR TNI AL di Selat Laut Kotabaru0
- Kapal Bawa 25 Ton Pasir Timah Mau Diselundupkan ke Malaysia Kandas! Diringkus TNI AL0
Danlanal Babel, Kolonel Laut (P) Ipul Saepul secara langsung mengecek kondisi dari KM. Indah Jaya yang diduga akan melakukan kegiatan Ilegal mining pengiriman pasir timah keluar negeri.
Ia mengatakan pihaknya sempat menghadapi kendala penarikan KM. Indah Jaya GT 34 ke Posal Pangkal Balam. Posisi kapal awalnya kandas di alur pelayaran Pangkal Balam akhirnya berhasil ditarik ke dermaga Pos TNI AL Pangkal Balam.
KM. Indah Jaya yang bermuatan pasir timah dengan jumlah 914 karung ini apabila dikonversikan, negara dirugikan sebanyak kurang lebih Rp8 miliar.
Kolonel Ipul Saepul juga menjelaskan, TNI AL dalam hal ini Lanal Babel terbuka terkait segala informasi berkaitan dengan penangkapan kapal KM. Indah Jaya.
Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan tentang program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, salah satunya adalah memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara melalui pelaksanaan Gakkumla secara profesional dan proporsional. Hal tersebut guna mendukung kebijakan pemerintah dan mewujudkan TNI AL yang responsif, tanggap, dan mampu menghadapi dinamika ancaman maritim secara cepat dan tepat. (Bow/Oryza)











