- Tol Laut Dinilai Belum Berhasil,Muatan Tak Seimbang Kapal Balik Muatan Minim
- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia
- Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang, KKP Siap Fasilitasi Unit Pengolah Ikan, Ini Tata Caranya
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif
Ayam Ras Filipina Mau Diselundupkan, Belum Sampai Tujuan Kapal Disergap TNI AL

Keterangan Gambar : Kapal Filipina membawa bahan minuman keras dan 227 ekor ayam ras Filipina yang dimasukkan ke tas anyaman, dikejar dan ditangkap oleh TNI AL di perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebuah kapal mengangkut ayam ras Filipina dan barang campuran minuman keras tanpa cukai mau diselundupkan lewat Perairan Kepulauan Sangihe. Kapal tersebut dikejar oleh Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Tahuna, Sabtu (7/6/2025).
Upaya penyelundupan tersebut terdeteksi dari informasi intelijen yang menyebutkan akan ada kapal yang memuat ayam Filipina dan barang campuran yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Selanjutnya atas perintah Danlanal Tahuna Letkol Laut (P) Hadi Subandi, tim SFQR Lanal Tahuna menuju ke lokasi dan memantau secara intensif.
Tim SFQR Lanal Tahuna selanjutnya melaksanakan persiapan untuk melakukan deteksi dini dan Jarkaplid terhadap kapal yang diduga membawa barang ilegal dengan menggunakan armada RBB 12 mtr. Estimasi pergerakan RBB tim SFQR Lanal Tahuna pada hari Sabtu, 7 Juni 2025 pukul 03.00 WITA.
Tim yang sudah menunggu dan mengintai kedatangan terduga pelaku melihat ada satu buah kapal yang akan melintas di dekat lokasi penyekatan. Tim segera mengejar lalu memeriksa kapal tersebut.
Ketika diperiksa, kapal tanpa nama yang berangkat dari Filipina tujuan Tahuna tersebut membawa muatan 227 ekor ayam ras Filipina yang dimasukkan ke dalam tas anyaman, serta barang campuran berupa 20 botol minuman keras dan 1 karung obat ayam dengan estimasi nilai ekonomis sekitar Rp2.281.000.000.
Baca Lainnya :
- Lagi, Penyelundupan Rokok Digagalkan Tim SFQR TNI AL di Selat Laut Kotabaru0
- Kapal Bawa 25 Ton Pasir Timah Mau Diselundupkan ke Malaysia Kandas! Diringkus TNI AL0
- Lagi, Penyelundupan Ballpress dari Malaysia Digagalkan Tim F1QR TNI AL0
- Penyelundupan 27.000 Benih Bening Lobster di Pacitan Digagalkan Prajurit TNI AL dan Tim Gabungan0
- 2 Kapal Ikan Malaysia Disergap KP Hiu-16 KKP di Selat Malaka0
Tim juga berhasil mengamankan 2 orang terduga pelaku yang terdiri dari 1 WNI dan 1 WNA asal Filipina. Selanjutnya para terduga pelaku, kapal beserta barang bukti dibawa menuju Lanal Tahuna untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penangkapan tindak pidana tersebut merupakan implementasi dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan bahwa Prajurit TNI AL akan selalu sigap dalam menghalau segala ancaman yang datang. Khususnya penyelundupan melalui perairan yurisdiksi Indonesia. (Bow/Oryza)











