- RIMPAC 2026 di Hawaii, Dubes RI Kunjungi Prajurit Marinir TNI AL
- KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam
- HUT ke- 13 IPC TPK Masyarakat Sekitar Pelabuhan Khitanan Massal Gratis
- Satgas ORRUDA 2026 Dilepas ke Rusia, Asah Kemampuan dengan Russian Navy
- KKP Siapkan 573 Pelatih Manajerial Pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih
- Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan Cepat dan Transparan
- Baksos di KRI Panah-626, Nelayan Kota Tual Berobat Gratis dan Dibagi Sembako
- Uji Naskah Doktrin TNI AL, Perkuat Landasan Operasi Maritim Adaptif dan Modern
- KRI Siwar-646 Berbagi Kasih di Panti Asuhan Muhammadiyah Lhokseumawe
- Goodbye Manila.. KRI Bima Suci Satlak KJK 2026 Otewe Tanah Air, Pelayaran Muhibah 124 Hari Berakhir
Baharkam Polri dan Prancis Jajaki Kerja Sama Teknologi Alutsista Modern

Keterangan Gambar : Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menerima kunjungan resmi dari Delegasi Keamanan Prancis, Kamis (5/2/2026). Foto: Humas Polri
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menerima kunjungan resmi dari Delegasi Keamanan Prancis, Kamis (5/2/2026). Pertemuan ini sangat krusial untuk menjajaki implementasi teknologi keamanan.
Dalam siaran resmi Mabes Polri disebutkan, pertemuan bertajuk “Audiensi dan Dialog Strategis” digelar di Aula Samapta Reksabaya Adipradana, Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Baca Lainnya :
- Tim Gabungan TNI AL Amankan Terduga Penjual Senjata Api Ilegal0
- Upaya Penyelundupan Rokok Ilegal Digagalkan Satgaspam TNI AL di Bandara Juanda0
- Penyelundupan 133 Ton Bawang Bombay Digagalkan Lanal Semarang dan Tim Gabungan0
- Diduga Melanggar Dokumen dan Bawa Narkoba, KM Dolphin Diamankan TNI AL0
- Pesan Tegas Presiden Prabowo: Jadilah Jaksa yang Berani dan Jujur0
Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Polri untuk menjajaki implementasi teknologi keamanan tingkat tinggi. Hal ini guna memperkuat operasional kepolisian di seluruh penjuru Nusantara, mulai dari wilayah perkotaan hingga medan geografis yang ekstrem.
Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Baharkam Polri, Brigjen Pol. Tory Kristianto mewakili Kabaharkam Polri menekankan, di era digital saat ini, Polri harus terus bertransformasi.
“Modernisasi peralatan dan transfer teknologi adalah kebutuhan mendesak bagi kami. Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan alutsista yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia yang sangat beragam, mulai dari pegunungan terjal hingga wilayah perairan strategis,” tegas Brigjen Tory.
Sementara itu Ketua Delegasi Prancis, Police Superintendent Olivier Chassot merespons positif pertemuan tersebut. Ia menegaskan komitmen negaranya untuk menghadirkan solusi teknologi yang telah teruji secara global, mencakup analisis biometrik hingga keamanan siber yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik Indonesia.
Dalam sesi diskusi teknis, kedua pihak membahas secara mendalam beberapa perangkat canggih yang diproyeksikan untuk memperkuat satuan Korps Binmas, Korpolairud, hingga Korsabhara antara lain:
- Helikopter H160 Airbus dengan kecepatan lebih dari 160 knots dan landing gear untuk medan ekstrem.
- Kapal Katamaran dengan spesifikasi logistik taktis dan sistem Water Jet untuk misi SAR.
- Solusi AI dan komunikasi dari pakar IDEMIA dan Streamwide, termasuk identifikasi kriminal berbasis biometrik. Dan komunikasi untuk ribuan personel secara bersamaan.
Pertemuan yang juga dihadiri oleh para pejabat utama Korsabhara, Dirsamapta, serta perwira dan bintara ahli ini, ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang sangat dinamis. Sebagai penanda dimulainya hubungan strategis yang lebih erat, acara diakhiri dengan pertukaran cinderamata antara Polri dan Delegasi Prancis.
Sinergi internasional ini diharapkan mampu meningkatkan indeks keamanan nasional dan memastikan Polri selalu selangkah lebih maju dalam menghadapi tantangan kejahatan transnasional dan gangguan Kamtibmas di era modern. (Bow/Mar)











