- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
Kapal Bawa 25 Ton Pasir Timah Mau Diselundupkan ke Malaysia Kandas! Diringkus TNI AL

Keterangan Gambar : Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung mengamankan KM. Indah Jaya GT 34 yang membawa muatan pasir timah ilegal sekitar 25 ton di alur pelayaran Pelabuhan Pangkal Balam. Pasir ini timah ini diduga akan diselundupkan ke Malaysia. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BABEL: Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung mengamankan KM. Indah Jaya GT 34 yang membawa muatan pasir timah ilegal sekitar 25 ton di alur pelayaran Pelabuhan Pangkal Balam. Pasir ini timah ini diduga akan diselundupkan ke Malaysia.
Penangkapan tersebut adalah komitmen TNI AL dalam menegakkan hukum di laut, salah satunya dengan memberantas segala bentuk penyelundupan. Kronologi kejadian berawal ketika Tim F1QR Lanal Bangka Belitung (Babel) melaksanakan observasi dan monitoring kegiatan penyelundupan di wilayah perairan Pangkal Pinang.
Baca Lainnya :
- Lagi, Penyelundupan Ballpress dari Malaysia Digagalkan Tim F1QR TNI AL0
- Penyelundupan 27.000 Benih Bening Lobster di Pacitan Digagalkan Prajurit TNI AL dan Tim Gabungan0
- 2 Kapal Ikan Malaysia Disergap KP Hiu-16 KKP di Selat Malaka0
- Skincare Senilai Rp1,22 M dari Filipina Mau Diselundupkan, Digagalkan Lantamal VIII Manado0
- 2 Ton Narkoba Senilai Rp7,5 Triliun Hasil Tangkapan TNI AL di Selat Durian, Dimusnahkan!0
Tak lama kemudian, Tim F1QR mengidentifikasi adanya kapal mencurigakan yang kandas di alur pelayaran Pelabuhan Pangkal Balam.
Setelah diidentifikasi, kapal kandas yang ditemukan adalah kapal kayu KM. Indah Jaya GT 34 dengan tanda warna merah pada lambungnya. Ketika Tim mendekati kapal, beberapa ABK langsung meninggalkan kapal melarikan diri ke hutan bakau di pesisir pantai.
Curiga, tim segera mengecek ke atas kapal. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan karung berisi pasir timah kurang lebih 25 ton di dalam palka.
Selanjutnya, KM. Indah Jaya beserta muatan diamankan ke dermaga Pos TNI AL (Posal) Pangkal Balam dengan pengawasan dari personel Lanal Bangka Belitung untuk dilaksanakan proses penyelidikan lebih lanjut.
Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengapresiasi keberhasilan ini dan menegaskan bahwa, program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara melalui pelaksanaan Gakkumla secara profesional dan proporsional guna mendukung kebijakan pemerintah dan mewujudkan TNI AL yang responsif, tanggap, dan mampu menghadapi dinamika ancaman maritim secara cepat dan tepat. (Bow/Oryza)











