- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten

Keterangan Gambar : PWI Pusat sebagai panitia penyelenggara berkerja sama Pemerintah Provinsi Banten mengadakan beberapa seminar nasional. Salah satunya adalah Seminar Nasional HPN 2026 berkaitan pembangunan di wilayah Banten yang mengangkat tema: "Pembangunan Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan: Untuk Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Masyarakat Banten".Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Menuju acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten yang akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto, PWI Pusat sebagai penyelenggara berkerja sama Pemerintah Provinsi Banten mengadakan beberapa seminar nasional.
Salah satunnya adalah Seminar Nasional HPN 2026 berkaitan dengan pembangunan di wilayah Banten yang mengangkat tema : "Pembangunan Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan: Untuk Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Masyarakat Banten".
Baca Lainnya :
- Presiden Prabowo dan Raja Charles III Bahas 57 Taman Nasional Indonesia0
- Presiden Prabowo dan Raja Charles III Perkuat Diplomasi Konservasi Gajah Peusangan0
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris0
- 16 Tahun Menjaga Laut Lebanon, Kehebatan Prajurit Kapal Perang TNI AL Diakui Dunia0
- Malam Tahun Baru di Lokasi Bencana, Presiden Prabowo: Kita Harus Semangat, Ikhlas, Tegar..0
Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir memastikan Presiden RI Prabowo Subianto akan datang pada puncak peringatan HPN 2026 di Banten pada tanggal 9 Februari 2026. “Id card peserta sudah didata Paspamres,” kata Cak Munir, sapaan akrab Ahmad Munir, Kamis (4/2/2026) di Jakarta.
Selain Presiden dan Menteri, HPN 2026 juga akan dihadiri para duta besar, insan pers, anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari seluruh Indonesia, pejabat pusat dan daerah, masyarakat luas, serta stakeholder pelabuhan.
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menegaskan, kegiatan HPN 2026 bukan hanya sekedar acara seremonial. "Kegiatan HPN 2026 memberikan nilai tambah secara nasional juga bagi kearifan lokal masyarakat untuk meningkatkan geliat ekonomi bagi wilayah setempat,” kata Sekedang menggaris bawahi.
Banten adalah wilayah potensial ekonomi, lanjutnya, karena daerah ini didukung industri dan memiliki Pelabuhan Ciwandan. Sisi lain juga membutuhkan infrastruktur yang melancarkan arus logistik keluar masuk Pelabuhan.
Peran pelabuhan sebagai pintu ekomoni dengan dukungan transportasi memadai melalui pembangunan infrastruktur, sangat penting untuk memajukan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nasional dan regional. "Melalui seminar ini pada HPN 2026 diharapkan dapat meningkatkan koordinasi stakeholder terkait agar dapat membuka peluang untuk mewujudkan harapan masyarakat Indonesia secara umum dan khusunyas masyarakat di wilayah keberadaan Pelabuhan Ciwandan Provinsi Banten ini,” ungkap Sekedang.
Narasumber dan tema
Pembicara terdiri nara sumber nasional dan wilayah sesuai seminar berjalan 2 sesi . Masing-masing sesi terdiri 4 nara sumber di antaranya:
-Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono: Rencana strategis pembangunan infrastruktur secara nasional, pembangunan infrastruktur khusus Provinsi Banten, lebih khusus pembangunan infrastruktur di wilayah sekitar pelabuhan Ciwandan .
-Menteri Pekeerjaan Umum RI Dodi Hanggodo: Mewujudkan kembali Pelabuhan Ciwandan sebagai pelabuhan internasional untuk meningkatkan ekonomi nasional dan ekonomi lokal Banten.
-Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi: Pelaksanaan penyusunan kebijakan teknis dan rekomendasi strategi program keterpaduan infrastruktur pekerjaan umum berdasarkan pendekatan pengembangan wilayah khususnya di Pelabuhan Ciwandan, Banten .
-Dirut Pelindo Arif Suhartono : Transformasi dalam pengembangan pelabuhan di Indonesia dan khususnya di Pelabuhan Ciwandan.
- Kadispenda Banten Rd Berly Rizki Natakusuma: Manfaat strategis dan konkret untuk Provinsi Banten dengan dibukanya Pelabuhan Ciwandan sebagai pelabuhan internasional .
- GM Pelindo Benni Ariadi :Pelabuhan Banten Inovasi pengembangan Pelabuhan Ciwandan untuk kemanfaatan masyarakat Banten .
- Strategi meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah keberadaan pelabuhan melalui pengembangan pelabuhan dan transportasile oleh Kadin Banten
-Meningkatan arus Logistik di Pelabuhan Ciwandan: Tantangan dan Peluang disampaikan APTRINDO Banten.
Latar Belakang dan Harapan
Person In Charge (PIC) seminar, M.Arifin Mukeandar menjelaskan latar belakang seminar ini diadakan sesuai arahan Ketum PWI Pusat dan Sekjen PWI Pusat, mengingat pelabuhan adalah pintu ekonomi suatu negara namun harus didukung infrastruktur yang memadai dan modern agar bisa bersaing dan masuk arena globalisasi.
Pembangunan Infrastruktur, transportasi dan pelabuhan menjadi indikator penting untuk meningkatkan ekonomi nasional dan masyarakat di wilayah keberadaan pelabuhan. Namun, masih ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam pengembangan infrastruktur dan transportasi untuk mendukung pengembangan pelabuhan yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan usaha, untuk mensejahteraan mayarakat setempat.
Tantangan untuk mengembangkan semua itu, di lapangan ditemukan kondisi yang belum memadai. Masih diperlukan infrastruktur dan transportasi serta peralatan yang dibutuhkan terus-menerus untuk mendukung pengembangan pelabuhan sebagai urat nadi ekonomi.
Selain itu, kurangnya sumber daya manusia (SDM), kurangnya koordinasi antara masyarakat dan stakeholders, serta dibutuhkan keinginan lebih kuat dari pemerintah setempat untuk memajukan masyarakat di wilayahnya.
Kondisi ini menjadi alasan seminar ini diadakan, agar dapat membahas strategi meningkatkan ekonomi nasional dan masyarakat di wilayah keberadaan Pelabuhan Ciwandan, Provinsi Banten melalui pengembangan infrastruktur, transportasi dan pelabuhan. Setidaknya untuk mewujudkan “naik kelas” Pelabuhan Ciwandan dari Kelas Utama menjadi Pelabuhan Internasional.(Arry/Mar)











