- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Kunjungi Pabrik Kapal Selam, Kasal Tingkatkan Kerja Sama dengan Jerman

Keterangan Gambar : Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali kunjungi produsen kapal selam di Jerman. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JERMAN: Dalam lawatannya di Eropa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali meninjau galangan produsen Kapal Selam thyssenKrupp Marine System (tk MS), di Kiel, Jerman.
Dalam kunjungan yang dilaksanakan pada Senin (25/9/2023) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima penjelasan tentang produksi Submarine 212/214, pengenalan perkembangan terpedo SUT dan konfigurasi sistem senjata serta sensor pada produk kapal selam yang telah dan sedang dibangun.
Dalam kunjungan ini Kasal beserta sejumlah delegasi melihat langsung salah satu unit Kapal Selam Jerman tipe HWD 212 dengan didampingi Flotila Commander RADM Sacha Rackwitz dan CEO tkMS Oliver Burkhard.
Baca Lainnya :
- Mengabdilah ke TNI AL Untuk Ibadah, Tanamkan Jiwa Nasionalisme0
- Kapal Perang China Sandar di Surabaya, Pejabat TNI AL dan Taruna AAL Dijamu Makan Malam0
- Penataan Ruang Laut Penting Dalam Mewujudkan Kedaulatan Maritim0
- Begini Cara Prajurit Satgas UNIFIL Lebanon Memperingati HUT ke-78 TNI AL0
- Audit Kinerja Satlinlamil 1, Dukung Kelancaran Satuan Kerja 0
Sebelumnya, TNI AL juga baru saja mendatangkan dua unit kapal perang jenis pemburu ranjau Mine Counter Meassure Vessel (MCMV) buatan Galangan Abeking and Resmussen, Lamwerder, Bremen, Jerman. Kedua KRI tersebut diberi nama KRI Fani-731 dan KRI Fanildo-732.
Upaya meningkatkan diplomasi luar negeri dengan negara-negara sahabat terus digalakkan oleh TNI AL. "Membangun kerja sama pertahanan dengan negara sahabat merupakan salah satu prioritas guna mewujudkan Jalesveva Jayamahe", tandas Laksamana TNI Muhammad Ali. (Arry/Oryza)











