- Jelang Libur Sekolah 2026 Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate
- Amanah Jabatan dan Rasa Malu
- Dermaga Penajam Direhabilitasi, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman dan Optimal
- PELNI Raih 7 Sertifikat ISO Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional
- Asyik.. PELNI Diskon Tiket Lagi, Sambut Liburan Sekolah 2026
- Tentara Cilik Serbu Kapal Perang di Markas Kodaeral XII
- Optimalisasi TBS, Terminal Teluk Lamong dan Aptrindo Perkuat Kolaborasi Lancarkan Arus Logistik
- Kontribusi Kemanusian dan Kesehatan, TPK Koja Selenggarakan Donor Darah
- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok
- Optimisme Masyarakat, Kabupaten Garut Utara Segera Menjadi Prioritas Nasional Otonomi Daerah
Jelang Libur Sekolah 2026 Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate

Keterangan Gambar : Memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran selama periode Angkutan Libur Sekolah Tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Ternate, Maluku Utara, pada tanggal 2-4 Juni 2026.Foto: Hubla
Indonesiamaritimenews.com (IMN),TERNATE: Memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran selama periode Angkutan Libur Sekolah Tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Ternate, Maluku Utara, pada tanggal 2-4 Juni 2026.
Kegiatan uji petik dipimpin oleh Rudin selaku Sub Koordinator Substansi Kelompok Keselamatan Kapal Barang dan Peti Kemas dari Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan bersama Tim Marine Inspector dari KSOP Kelas II Ternete. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pemenuhan aspek keselamatan, kelaiklautan, keamanan, kenyamanan penumpang serta kesiapan operasional kapal dalam melayani masyarakat selama periode libur sekolah.
Dalam pelaksanaan uji petik tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap tiga kapal penumpang yang beroperasi di wilayah Maluku Utara, yaitu KMP Lema, KM Bunda Maria, dan kapal cepat Express Cantika 08.
Baca Lainnya :
- Dermaga Penajam Direhabilitasi, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman dan Optimal0
- PELNI Raih 7 Sertifikat ISO Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional0
- Asyik.. PELNI Diskon Tiket Lagi, Sambut Liburan Sekolah 20260
- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok0
- Libur Panjang Aman & Lancar, ASDP Menyeberangkan 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan0
Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, antara lain kelengkapan dokumen kapal dan awak kapal, peralatan keselamatan, perlengkapan radio dan sistem navigasi, kondisi fisik kapal dan permesinan serta penerapan standar manajemen keselamatan pelayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim menemukan beberapa temuan yang bersifat minor pada kapal-kapal yang diperiksa. Untuk itu, operator kapal diwajibkan untuk melakukan pemenuhan terhadap seluruh temuan sesuai ketentuan yang diatur dalam Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 4 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Libur Sekolah Tahun 2026 paling lambat tanggal 22 Juni 2026.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menegaskan bahwa pelaksanaan uji petik merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang melayani masyarakat selama masa libur sekolah memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan sebagaimana prinsip Zero Compromise for Safety.
"Melalui kegiatan uji petik ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kapal penumpang yang beroperasi berada dalam kondisi laiklaut dan siap memberikan pelayanan yang aman kepada masyarakat sehingga temuan-temuan yang ada harus segera ditindaklanjuti oleh operator kapal sesuai batas waktu yang telah ditetapkan," ujar Samsuddin.
Samsuddin mengimbau seluruh operator kapal, nakhoda, dan awak kapal agar senantiasa menjaga kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan pelayaran serta memastikan seluruh peralatan keselamatan berfungsi dengan baik sebelum kapal dioperasikan.
"Momentum Angkutan Libur Sekolah selalu diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga budaya keselamatan pelayaran demi terciptanya perjalanan laut yang selamat, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut,"pungkasnya.(Bow/Oryza)











