- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
Kapal Asing Diduga Palsukan Dokumen Diamankan KRI Bung Tomo-357

Keterangan Gambar : Kapal asing asal Tanzania berbendera Malaysia, diamankan oleh KRI Bung Tomo-357 dari Satkor Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Laut Natuna Utara di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN RIAU: Kapal asing asal Tanzania berbendera Malaysia, diamankan oleh KRI Bung Tomo-357 dari Satkor Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Laut Natuna Utara, di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I.
KRI Bung Tomo selanjutnya menyerahkan kapal tangkapan Supply Boat JJ330 kepada Lanal Ranai pada Rabu (26/11/2025). Kapal tersebut diduga melakukan pemalsuan dokumen.
Awalnya KRI Bung Tomo-357 yang sedang melaksanakan operasi di Pulau Laut, Kepulauan Riau menerima informasi intelijen tentang adanya kapal yang mencurigakan.
Baca Lainnya :
- 2 Kapal Pengangkut Nikel Dibekuk KRI Bung Hatta-370, Ini Penyebabnya0
- 1,5 Kg Sabu Malaysia Nyaris Diselundupkan, Digagalkan TNI AL di Tanjung Balai Asahan0
- Peluncuran Buku dan Webminar Nasional, UI Dorong Reformasi Pengawasan Polri0
- Kapal Pelaku Illegal Fishing Pakai Bom Diringkus Lanal Nias, 1 Ton Ikan Disita0
- Pimpin Apel Jogo Jatim, Kapolri Gandeng Ribuan Ojol Jaga Kamtibmas0
Setelah terlihat, kapal tersebut segera diperiksa oleh Prajurit KRI Bung Tomo-357. Kapal itu diduga melakukan pelanggaran yaitu pemalsuan dokumen kapal serta ketidaksesuaian identitas kebangsaan. Kapal tersebut terdaftar sebagai kapal Tanzania namun mengibarkan bendera Malaysia dengan lokasi awal bertolak dari Johor pada 24 November 2025.
Penyerahan kapal tersebut dilakukan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Guspurla Koarmada I terus memperketat pengawasan di Laut Natuna Utara, termasuk mewaspadai aktivitas "dark ships" yang kerap menyembunyikan identitas dan rawan digunakan untuk kejahatan lintas negara.
TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan menegakkan aturan lintas damai, lintas ALKI, serta mencegah segala bentuk pelanggaran yang dapat mengancam kedaulatan maritim Indonesia sesuai perintah Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/Mar)











