- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
- Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum
- Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?
- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
Kapal Asing Diduga Palsukan Dokumen Diamankan KRI Bung Tomo-357

Keterangan Gambar : Kapal asing asal Tanzania berbendera Malaysia, diamankan oleh KRI Bung Tomo-357 dari Satkor Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Laut Natuna Utara di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN RIAU: Kapal asing asal Tanzania berbendera Malaysia, diamankan oleh KRI Bung Tomo-357 dari Satkor Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Laut Natuna Utara, di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I.
KRI Bung Tomo selanjutnya menyerahkan kapal tangkapan Supply Boat JJ330 kepada Lanal Ranai pada Rabu (26/11/2025). Kapal tersebut diduga melakukan pemalsuan dokumen.
Awalnya KRI Bung Tomo-357 yang sedang melaksanakan operasi di Pulau Laut, Kepulauan Riau menerima informasi intelijen tentang adanya kapal yang mencurigakan.
Baca Lainnya :
- 2 Kapal Pengangkut Nikel Dibekuk KRI Bung Hatta-370, Ini Penyebabnya0
- 1,5 Kg Sabu Malaysia Nyaris Diselundupkan, Digagalkan TNI AL di Tanjung Balai Asahan0
- Peluncuran Buku dan Webminar Nasional, UI Dorong Reformasi Pengawasan Polri0
- Kapal Pelaku Illegal Fishing Pakai Bom Diringkus Lanal Nias, 1 Ton Ikan Disita0
- Pimpin Apel Jogo Jatim, Kapolri Gandeng Ribuan Ojol Jaga Kamtibmas0
Setelah terlihat, kapal tersebut segera diperiksa oleh Prajurit KRI Bung Tomo-357. Kapal itu diduga melakukan pelanggaran yaitu pemalsuan dokumen kapal serta ketidaksesuaian identitas kebangsaan. Kapal tersebut terdaftar sebagai kapal Tanzania namun mengibarkan bendera Malaysia dengan lokasi awal bertolak dari Johor pada 24 November 2025.
Penyerahan kapal tersebut dilakukan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Guspurla Koarmada I terus memperketat pengawasan di Laut Natuna Utara, termasuk mewaspadai aktivitas "dark ships" yang kerap menyembunyikan identitas dan rawan digunakan untuk kejahatan lintas negara.
TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan menegakkan aturan lintas damai, lintas ALKI, serta mencegah segala bentuk pelanggaran yang dapat mengancam kedaulatan maritim Indonesia sesuai perintah Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/Mar)











