- Ladokgi TNI AL Peduli Kesehatan Lansia
- Setetes Darah untuk Kehidupan, Bakes Lanudal Jakarta di HUT ke-70 Penerbangan TNI AL
- Atraksi Budaya Nusantara Tim KJK 2026 di KRI Bima Suci Memukau Pejabat di Busan Korea Selatan
- 6 Pati TNI AL Berganti Jabatan
- Hari Lingkungan Hidup, PELNI Gelar Penghijauan dan Daur Ulang Limbah
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL Tiba di Busan, Bawa Misi Diplomasi Maritim Indonesia
- KKP Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
- KKP Sergap Kapal Asing MV Silver Island, Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
- Jelang Libur Sekolah 2026 Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate
- Amanah Jabatan dan Rasa Malu
Innalillahi... Korban Tewas Gempa Cianjur Jadi 268 Orang, 151 Hilang

Keterangan Gambar : Bangunan hancur akibat gempa di Cianjur. Foto: dok. BNPB
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), CIANJUR: Korban tewas akibat gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah. Data terbaru, Selasa (22/11/2022) warga yang meninggal dunia mencapai 268 orang.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto melansir data terkini sejak terjadinya gempa bumi pada Senin (21/11). "Korban jiwa meninggal dunia sekarang ada 268, sudah teridentifikasi 122 jenazah," jelas Suharyanto dalam keterangan pers secara daring, Selasa (22/11) petang.
Kepala BNP Suharyanto memberi update terkini kondisi di Cianjur bersama Kepala BMKG Dwikora Karnawati. Suharyanto mengungkapkan, masih ada 151 orang yang hilang. Apakah 151 orang tersebut jenazah yang belum teridentifikasi, kini masih didalami.
Baca Lainnya :
- Tinjau Lokasi Gempa Cianjur, Ini Instruksi Presiden Jokowi 0
- Hadapi Libur Nataru 2022-2023, Begini Persiapan Pelabuhan Belawan 0
- Genset Hingga Popok Bayi Dibutuhkan Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir Kerahkan Satgas BUMN0
- Aksi Cepat TNI AL, Tim PRCPB Beri Bala Bantuan ke Lokasi Gempa Cianjur0
- Terjadi 115 Kali Gempa Susulan, Ini Data Infrastruktur dan Bangunan Rusak di Cianjur0
Selain koran yang meninggal dunia, korban yang mengalami luka-luka juga bertambah dan mencapai 1.083 orang. Semenyara jumlah warga mengungsi terdata 56.362 orang.
KERUGIAN MATERIIL
Gempa berkekuatan 5,6 M di Cianjur juga mengakibatkan kerugian materiil. BNPB mencatat 6.570 rumah rusak berat, 2.071 unit rumah rusak sedang, dan 12.641 rumah rusak ringan. Data kerugian materiil bisa saja bertambah. Pihal BNPB masih terus melakukan pendataan.
Sedangkan wilayah terdampak gempa meliputi 12 kecamatan yaitu: Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong.
Di 12 kecamatan tersebut, menurut Suharyanto, sudah didirikan tempat-tempat pengungsian. Bantuan kemanusiaan juga terus berdatangan.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur pada pukul 13.21 WIB Senin (21/12/2022). Gempa berkekuatan 5,6 M tersebut juga dirasakan oleh warga Jakarta. (Arry/ Oryza)











