- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
- KKP: Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja
- Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan
- Bantuan Beras 1,2 Ton Diangkut Pesawat Udara TNI AL, Disalurkan ke Korban Bencana di Gayo Lues Aceh
Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus

Keterangan Gambar : Jelang pelaksanaan retret wartawan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar rapat khusus dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) menggelar rapat khusus. Foto: PWI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Jelang pelaksanaan retret wartawan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar rapat khusus dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) menggelar rapat khusus.
Rapat ini digelar guna mematangkan persiapan pelaksanaan retret wartawan yang akan digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Rapat tersebut dipimpin Kepala Bagian Informasi Publik dan Tata Kelola Kehumasan (Kabag Infopubliktaka) Rohumas Setjen Kemenhan, Kolonel Arm Joko Riyanto didampingi Koordinator Kolonel Arif Nursaid, berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (9/1/2026).
Baca Lainnya :
- Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan0
- Bantuan Beras 1,2 Ton Diangkut Pesawat Udara TNI AL, Disalurkan ke Korban Bencana di Gayo Lues Aceh0
- Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang0
- Speedboat Srikandi Express Tenggelam, 4 ABK Dievakuasi Prajurit Lanal TBĶ0
- Pers Harus Tegakkan Pilar Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Disrupsi Teknologi0
Sejumlah pihak terkait turut mengikuti rapat secara hybrid tersebut, termasuk dari perwakilan Akademi Militer (Akmil) Magelang. Rapat ini merupakan tindak lanjut dan pertemuan sebelumnya antara PWI Pusat dengan Menteri Pertahanan Jend Purn Sjafrie Sjamsoeddin serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Hukum, Jend Purn Wiranto.
Dalam rapat khusus tersebut, salah satu yang disepakati adalah jadwal retret wartawan akan dilangsungkan pada 29 Januari sampai 1 Februari 2026. Sedangkan khusus untuk wartawan peserta retret, disepakati harus melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.
Penguatan Wawasan Kebangsaan
Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menyampaikan terima kasih atas perhatian Kemenhan RI dengan akan dilaksanakannya retret wartawan di Akmil Magelang pada 29 Januari hingga 1 Februari di Magelang, dengan melibatkan sekitar 200 wartawan.
“Retret ini kami rancang sebagai ruang untuk penguatan wawasan kebangsaan dan pemahaman strategis pertahanan negara, sekaligus memperkuat profesionalisme wartawan dalam menyikapi isu-isu strategis nasional,” ujar Zulmansyah.
Ia juga menjelaskan, salah satu syarat utama bagi peserta retret adalah kondisi kesehatan yang prima juga nanti akan dipenuhi PWI dan akan segera disosialisasikan. Apalagi sebagian kegiatan luar ruangan nantinya memang memerlukan kesiapan fisik, kesehatan prima dan kedisiplinan.
Sementara itu, pihak Kemenhan menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Pertemuan ini membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari konsep kegiatan, materi yang akan disampaikan, hingga pola koordinasi selama pelaksanaan retret di Magelang.
Rencana retret wartawan ini diharapkan menjadi agenda strategis PWI Pusat dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra kritis negara dalam menjaga ketahanan informasi dan kepentingan nasional.
Dalam pertemuan ini, Zulmansyah didampingi Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Zarman Syah; Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kadirah; Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan (Hankam), Musrifah; serta Wakil Ketua Satgas Anti Hoaks, Mercys Charles Loho. (rls/*)











