Begini Suasana Menuju Pelabuhan Merak, Kendaraan Masih Mengular

By Indonesia Maritime News 30 Apr 2022, 19:15:47 WIB Perhubungan
Begini Suasana Menuju Pelabuhan Merak, Kendaraan Masih Mengular

Keterangan Gambar : Jalan tol Jakarta Merak masih macet antrean panjang dari KM94 sampai ke Pelabuhan Merak. Foto: indonesiamaritimenews.com


 Indonesiamaritimenews.com ( IMN),CILEGON: Kemacetan di kawasan Merak, Banten, hingga Sabtu (30/4/2022) belum terurai. Kendaraan masih mengular dari  KM 94 Tol Jakarta-Merak hingga ke pelabuhan Merak.

" Saya hitung dari tol Jakarta Merak di  KM 94 jam setengah lima, namun  sampai jam  sembilan belum juga bisa masuk  pelabuhan.Macet," ungkap Muhammad  sambil menghela nafas panjang dan melihat antrean yang masih mengular.

Pantauan indonesiamaritimenews.com mobil pribadi mendominasi ruas Tol menuju Pelabuhan Merak. Kemacetan yang terjadi Sabtu sore tidak separah sehari sebelumnya di mana kendaraan mengular hingga 15 kilometer sampai kawasan Cilegon.

Baca Lainnya :

Sisa-sisa 'horor macet' masih tampak di sepanjang Tol menuju Merak. Pemudik yang terjebak kemacetan meninggalkan jejak sisa-sisa sampah kemasan makanan, bekas botol air mineral, cup mie instan dan lainnya.

Kemacetan parah masih dialami pemudik sepanjang Sabtu hingga tengah malam ini. Kendaraan dari arah Jakarta sebagaian diarahkan petugas untuk keluar dari pintu Serang Barat guna mengurangi antrean panjang di pintu keluar Gerbang Tol Merak.

Namun meski jalur keluar tol sudah dipecah, kemacetan parah masih terjadi. Pantauan indonesiamaritimenews.com pengendara butuh waktu berjam-jam untuk keluar dari pintu Tol Merak meuju pelabuhan.

Komdisi ini mengakibatkan kendaraan tertahan berjam-jam. Pemudik yang menjalankan ibadah puasa mau tidak mau harus berbuka di dalam kendaraan, bahkan Solat Magrib juga dilakukan di dalam mobil.

Seorang pemudik, Heri, mengatakan ia sudah mengantisipasi kondisi tersebut. "Logistik untuk berbuka puasa dan sahur serta makanan lainnya harus disiapkan. Ibarat meghadapi perang, logistik harus cukup," kata Heri. "Solat Magrib juga di dalam mobil karena kondisinya darurat. Yang pasti, jangan tinggalkan Solat," kata lelaki yag akan mudik ke Lampung ini.             ( Arry/Oriz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment