- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
- Insiden Kecelakaan KM Virgo Ttansport 8 Jangan Hanya ABK yang Bertanggung Jawab
- Pelindo Kenalkan ADHARA, Konektivitas Terpadu Ekosistem Maritim Satu Platform Digital
- Presiden Prabowo: TNI Lahir dari Rakyat, Berjuang Bersama Rakyat, Hadir di Tengah Bencana
- HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Presiden Prabowo: Terima Kasih atas Kesetiaan dan Pengabdian Para Prajurit
- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten menangani ekspor perdana Wind Mill Tower milik PT Kenertec Power System tujuan Kanada melalui Dermaga 05A Pelabuhan Ciwandan, Banten. Foto: PTP Nonpetikemas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten menangani ekspor perdana Wind Mill Tower milik PT Kenertec Power System tujuan Kanada melalui Dermaga 05A Pelabuhan Ciwandan, Banten.
Ekspor perdana pengiriman perdana komponen menara turbin angin (wind mill tower) yang dilaksanakan pada 16 Februari 2026 ini menjadi tonggak penting dalam mendukung industri energi terbarukan nasional untuk menembus pasar global.
Komoditas proyek dengan dimensi dan bobot khusus tersebut ditangani melalui layanan kepelabuhanan yang mengedepankan aspek keselamatan, ketepatan waktu, serta standar operasional internasional.
Baca Lainnya :
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan0
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker0
- Awal Tahun 2026 Bongkar Muat IPC TPK Catat Kinerja Positif0
- Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas, Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal0
- IPC TPK Peringati Bulan K3 Nasional, Dorong Penerapan Defensive Driving di Lingkungan Pelabuhan0
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Andi Purwantoro menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, instansi bea cukai, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Penanganan kargo proyek seperti wind mill tower membutuhkan perencanaan matang, peralatan khusus, serta koordinasi intensif. Kami memastikan seluruh proses, mulai dari penerimaan, penumpukan, hingga pemuatan ke kapal, berjalan aman dan efisien,” ujar Andi dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).
Wind Mill Tower yang diekspor merupakan bagian dari komponen pembangkit listrik tenaga angin yang akan digunakan dalam proyek energi terbarukan di Kanada. Proses loading dilakukan dengan pengawasan ketat dan dukungan alat berat berkapasitas besar untuk menjamin keamanan kargo selama kegiatan operasional.
Keberhasilan ekspor perdana ini semakin memperkuat peran PTP Nonpetikemas Cabang Banten sebagai simpul logistik strategis nasional yang mampu menangani kargo proyek dan komoditas berdimensi besar (oversized cargo).
PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kapasitas infrastruktur, serta kompetensi sumber daya manusia guna mendukung pertumbuhan industri dan ekspor nasional, khususnya pada sektor energi terbarukan.
Sejalan dengan itu, perusahaan juga menegaskan komitmen terhadap penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten di seluruh lini operasional, melalui penguatan budaya keselamatan kerja, pengendalian risiko operasional, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan perlindungan lingkungan.
Sebagai catatan, PTP Nonpetikemas Cabang Banten yang berlokasi di Banten melayani berbagai komoditas curah kering, curah cair, dan general cargo. Komoditas curah kering antara lain gandum, batubara, nikel ore, semen, gypsum, dan cangkang.
Komoditas curah cair antara lain aspal cair, HSD, methanol, paraxylene, dan sulfur. Sementara untuk general cargo, komoditas yang ditangani meliputi heavy equipment, steel structure, dan lainnya. (Arry/Mar)











