ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT

By Indonesia Maritime News 22 Agu 2026, 09:07:03 WIB Perhubungan
ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT

Keterangan Gambar : KM Ile Ipe kembali dikerahkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan membawa sekitar 5 ton bantuan dan 74 penumpang menuju daerah terdampak gempa bumi di Palue, Kabupaten Sikka, NTT. Foto: ASDP


Indonesiamaritimenews.com (IMN), FLORES: KM Ile Ipe kembali dikerahkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan membawa sekitar 5 ton bantuan dan 74 penumpang menuju daerah terdampak gempa bumi di Palue, Kabupaten Sikka, NTT.

Mobilisasi ini dilakukan untuk mendukung pemulihan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa. Melalui bantuan ini ASDP memastikan kebutuhan dasar dan dukungan penanganan bencana menjangkau masyarakat di wilayah terdampak.


“Dalam situasi seperti ini, tugas kami bukan hanya memastikan kapal berlayar, tetapi memastikan konektivitas dapat digunakan untuk membantu masyarakat. Kami ingin kapal ASDP menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengantarkan bantuan, relawan, peralatan, dan kebutuhan dasar kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Heru Widodo dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/8/2026).

Heru menambahkan, pihaknya terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

KMP Ile Ape berangkat dari Pelabuhan Kewapante, Maumere, pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 11.50 WITA. Selain membawa 74 penumpang dan bantuan, KMP Ile Ape mengangkut sejumlah kendaraan untuk mendukung distribusi logistik dan penanganan pascabencana antara lain 3 unit kendaraan Golongan II R-2, 1 unit kendaraan Golongan IV B, 3 unit kendaraan Golongan V B, serta sekitar 5 ton barang curah.

Sedangkan barang bantuan yang dibawa terdiri dari makanan, air minum, obat-obatan dan perlengkapan medis, pakaian, selimut, tenda, perlengkapan tidur, popok, serta kebutuhan bayi. ASDP juga mendukung pengangkutan kendaraan dan alat berat, termasuk ekskavator, selama memenuhi ketentuan keselamatan dan operasional pelayaran.

Keberangkatan KMP Ile Ape pada 21 Agustus merupakan rangkaian mobilisasi bantuan ASDP di NTT sejak 16 Agustus 2026. Sebelumnya, KMP Ile Labalekan diberangkatkan dari Pelabuhan Nangakeo menuju Ende dengan membawa 92 penumpang dan berbagai bantuan. Kemudian pada 17 Agustus, KMP Ile Ape berangkat dari Pelabuhan Palue membawa tenda, perlengkapan tidur, dan sembako serta 81 penumpang.

Pada 18 Agustus, KMP Ile Ape kembali diberangkatkan dari Kewapante menuju Palue membawa 35 penumpang, sejumlah kendaraan, serta dua unit ekskavator untuk mendukung proses evakuasi serta penanganan material bencana.

Koordinasi Lintas Sektoral

Sementara itu Corporate Secretary ASDP, Windy Andale mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan perusahaan sejak gempa melanda NTT. ASDP terus berkoordinasi dengan regulator, pemerintah daerah, aparat, lembaga kemanusiaan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan aman.

"Pemulihan membutuhkan waktu dan kerja bersama. Selama konektivitas dibutuhkan, ASDP akan terus berupaya menjaga jalur penyeberangan agar bantuan dapat bergerak secara aman dan tepat sasaran,” kata Windy.

Dalam setiap mobilisasi, sambung Windy, ASDP memastikan keselamatan kapal, awak, penumpang, dan muatan menjadi prioritas. "Melalui konektivitas yang tetap terjaga, ASDP berkomitmen mendukung masyarakat NTT melewati masa tanggap darurat sekaligus mempercepat langkah menuju pemulihan," tandas Windy. (Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook