- PELNI Mulai Angkut Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Pakai KM Tidar
- Presiden Prabowo Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka
- Pelabuhan Pelindo di NTT Berangsur Normal, Pemulihan Maumere Dipercepat
- Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Monas-Dukuh Atas
- Pasukan Katak TNI AL dan US Navy Seal Team One Adu Kemampuan
- KRI Bung Hatta-370 Kirim Bantuan Logistik ke Lokasi Gempa NTT
- PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT Bebas Biaya Kirim, Ini Syaratnya
- Pray for NTT, TNI AL Kerahkan 3 KRI dan Helikopter
- Gempa di NTT, Prajurit TNI AL Evakuasi Ribuan Warga Mengungsi
- TNI AL dan Tim Gabungan Terjun di Lokasi Terdampak Gempa di Pelabuhan Say Maumere NTT
PELNI Mulai Angkut Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Pakai KM Tidar

Keterangan Gambar : Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI, Hana Suhardi didampingi Nakhoda KM Tidar Capt. Noviansyah Sarifrudin dan Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah pada pemberangkatan perdana bantuan kemanusiaan korban gempa bumi NTT. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mulai memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Barang bantuan tersebut dibawa dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (16/8/2026) malam. Pemberangkatan perdana tersebut membawa sekitar 200 koli barang bantuan menggunakan KM Tidar. Barang bantuan itu akan diturunkan di Pelabuhan Lorens Say, Maumere.
Pemberangkatan bantuan perdana ini dihadiri langsung oleh Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI, Hana Suhardi yang didampingi Nakhoda KM Tidar Capt. Noviansyah Sarifrudin dan Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah. KM Tidar dijadwalkan tiba di Maumere pada 19 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WITA.
Baca Lainnya :
- Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Monas-Dukuh Atas0
- KRI Bung Hatta-370 Kirim Bantuan Logistik ke Lokasi Gempa NTT0
- PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT Bebas Biaya Kirim, Ini Syaratnya0
- Pray for NTT, TNI AL Kerahkan 3 KRI dan Helikopter0
- Gempa di NTT, Prajurit TNI AL Evakuasi Ribuan Warga Mengungsi0
Hana Suhardi mengatakan langkah ini merupakan bentuk kontribusi PELNI dalam mendukung proses distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT sekaligus mempercepat distribusi kebutuhan dasar melalui konektivitas kapal PELNI.
“Ini merupakan pemberangkatan perdana bantuan kemanusiaan yang kami angkut melalui KM Tidar. Ada sekitar 200 koli bantuan yang akan dibawa menuju Maumere, dengan muatan yang didominasi sembako dan kebutuhan pokok masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat segera diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Hana.
Bantuan yang diangkut antara lain beras, minyak goreng, popok bayi, biskuit, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut akan diangkut mengikuti rute reguler KM Tidar yang meliputi Makassar, Baubau, Maumere, Larantuka, Lewoleba, hingga Kupang.
Selain KM Tidar, PELNI juga menyiapkan sejumlah kapal yang melayani rute NTT untuk mendukung distribusi bantuan kemanusiaan, antara lain KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Tilongkabila, KM Wilis, dan KM Awu. Pengangkutan bantuan selanjutnya akan menyesuaikan jadwal reguler dan pelabuhan yang disinggahi masing-masing kapal.
Buka Posko Pengangkutan Bantuan
Hana menambahkan, PELNI membuka posko penerimaan bantuan di sejumlah cabang yang berada pada rute kapal PELNI. Posko tersebut berkoordinasi dengan KSOP, Pelindo, maupun KOPP setempat untuk memastikan proses penerimaan dan pengiriman bantuan berjalan dengan baik.
“PELNI akan menyesuaikan pengiriman bantuan dengan jadwal reguler kapal yang kami miliki. Kami juga menyiagakan armada yang melayani wilayah NTT untuk terus beroperasi dan mendukung upaya pemulihan masyarakat di daerah terdampak bencana,” tambah Hana.
Sementara itu nakhoda KM Tidar, Capt. Noviansyah Sarifrudin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan bantuan kemanusiaan untuk diangkut menggunakan kapal PELNI.
“Kami berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah mempercayakan bantuan ini kepada PELNI. KM Tidar akan membawa bantuan hingga Maumere dan melanjutkan rute ke Larantuka, Lewoleba, dan Kupang. Kami juga telah berkoordinasi dengan agen PELNI di pelabuhan yang disinggahi untuk memastikan operasional kapal berjalan dengan baik,” ujar Capt. Novi.
PELNI sebelumnya telah membuka layanan pengiriman bantuan kemanusiaan secara gratis bagi lembaga, komunitas, maupun instansi yang ingin menyalurkan bantuan kepada korban gempa di NTT. Bantuan dapat diserahkan melalui posko penerimaan di cabang-cabang PELNI yang berada pada rute kapal.
Melalui dukungan konektivitas laut yang dimiliki, PELNI berkomitmen untuk terus mendukung percepatan distribusi bantuan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT dengan tetap mengedepankan keselamatan serta kelancaran operasional pelayaran.
Sebagai catatan, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran, saat ini mengoperasikan 84 kapal yang terdiri dari 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 18 kapal rede, 9 kapal tol laut, serta 1 kapal ternak yang melayani masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (Mar)











