Breaking News
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
- Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum
- Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?
- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
Mobilisasi Logistik Korban Gempa Bumi

Keterangan Gambar : Lanal Maumere mengerahkan Alutsista Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk menembus lokasi gempa NTT yang terisolir. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN) MAUMERE: Lanal Maumere mengerahkan Alutsista Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk mendukung pergeseran personel dan pendistribusian bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi yang wilayahnya terisolasi di NTT.
RBB membawa bantuan logistik bersama personel TNI bergerak ke Pulau Palue, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Jumat (21/8/2026).
Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI AL dalam membantu penanggulangan bencana alam dan kemanusiaan. Logistik yang disalurkan mencakup 100 paket bantuan Presiden Republik Indonesia serta 40 kotak bantuan dari BPBD Kabupaten Sikka.
Mobilisasi bantuan dimulai sejak pukul 05.30 WITA dengan konsolidasi personel di KAL Balibo 11-7-II Lanal Maumere. Tim gabungan yang terdiri dari pengawak RBB Lanal Maumere dam personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bertolak dari Dermaga Pelabuhan Wuring pada pukul 07.00 WITA dan tiba di Dermaga Hote, Pulau Palue pukul 08.30 WITA.
Setibanya di lokasi, seluruh paket bantuan diangkut menggunakan kendaraan pick-up untuk diserahkan secara simbolis oleh tim gabungan kepada Camat Palue, Defri Liba guna segera didistribusikan kepada warga yang terdampak.
Baca Lainnya :
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT0
- Lewat Jalur Udara, TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Logistik untuk Masyarakat NTT0
- KM Tidar Bawa 41 Koli Barang Bantuan untuk Korban Gempa NTT0
- Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores0
- TNI AL Kerahkan 5 Kapal Perang, 2 Helikopter dan Ratusan Prajurit di Lokasi Gempa Bumi NTT0
Danlanal Maumere, Kolonel Laut (P) Yoyok Ary Nugroho A.S., menegaskan TNI AL akan terus bersiap sedia mengerahkan sarana dan prasarana guna memastikan jalur distribusi bantuan ke wilayah kepulauan terluar atau terisolasi dapat berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran.
Aksi tanggap cepat ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memberikan penanganan darurat bencana dan memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh kawasan terdampak dan bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diperintahkan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Mar)
Write a Facebook Comment











