- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Anak Krakatau Erupsi, Kolom Abu Mencapai Ketinggian 1.500 Meter
-

Keterangan Gambar : Gunung Anak Krakatau memuntahkan awan panas Sabtu (5/2/2022). Foto: dok. PVMBG
Indonesiamaritimenews.com. (IMN), JAKARTA - Gunung Anak Krakatau dalam sepekan terus memuntahkan lahar panas. Erupsi anak Gunung Krakatau bahkan memunculkan kolom abu dengan ketinggian sekitar 1.500 meter.
Baca Lainnya :
- MenpanRB Tjahyo Kumolo Imbau Kantor Pemerintahan di Jabodetabek Terapkan WFH0
- Koarmada RI Diresmikan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono0
- Naik Motor, Presiden Jokowi Nikmati Keindahan Danau Toba0
- Pegiat Medsos Adam Deni Diciduk Bareskrim, Ini Dia Profilnya0
- Kunker ke Sumut, Presiden Jokowi Resmikan Jalan Bypass Balige dan Pelabuhan0
Akun Twitter resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), @PVMBG_, menyebutkan erupsi terjadi pada pukul 05.32 WIB, Sabtu (5/2/2022).
"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Sabtu, 05 Februari 2022, pukul 05.32 WIB tinggi kolom abu teramati ± 1.500 m di atas puncak," tulis keterangan PVMBG.
Erupsi Gunung Anak Krakatau ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 58 mm, dengan durasi 282 detik. Badan Geologi melaporkan erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau pukul 10.25 WIB, Jumat (4/2/2022) dengan abu vulkanik mencapai 800 meter dari puncak atau 957 meter di atas permukaan laut.
"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Jumat, 4 Februari 2022, pukul 10.25 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 800 meter di atas puncak atau kurang lebih 957 meter di atas permukaan laut," tulis situs resmi Badan Geologi dalam situs resmi pada Jumat (4/2/2022).
Aktifnya anak Gunung Krakatau membuat pemerintah waspada. Masyarakat baik nelayan maupun wisatawan diimbau tidak mendekatai anak Krakatau.( Arry/Oriz)











