- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM
- Ini Kesepakatan Kemenhub dan Pelindo, Alur-Pelayaran Pulau Baai Tahap II, Keselamatan dan Kelancaran Logistik Jadi Prioritas
- Diplomasi Indonesia Berhasil, Kuota Tangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Naik 25 Persen
- Ikan Lele dan Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak
- Indonesia–Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan dan Riset, Al-Azhar siap Sambut Ribuan Mahasiswa
- Pasar Meluas, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand
1,7 Ton Kepiting Bakau Maluku Diekspor ke Pasar ASEAN

Keterangan Gambar : Sebanyak 1,7 ton kepiting bakau asal Maluku diekspor ke pasar ASEAN. Foto: KKP
1,7 Ton Kepiting Bakau Maluku Diekspor ke Pasar ASEAN
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MALUKU: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melepas ekspor 1,7 ton kepiting bakau asal Maluku ke pasar ASEAN. Pelepasan ini sebagai bagian dari upaya perluasan pasar ekspor untuk komoditas kepiting bakau.
"Ini tentu upaya kita untuk terus memperluas jangkauan pasar ekspor untuk komoditas kepiting bakau yang berasal dari Maluku ini", ujar Kepala Balai KIPM Ambon, Hatta Arisandi dslam keterangan tertulis dikutip Sabtu (26/8/2023).
Baca Lainnya :
- Lolos Seleksi Taruna Sekolah Perikanan KKP, 2 Putra Daerah Papua Bersyukur0
- Wuiiih! Bendera Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Bando0
- Kado HUT Kemerdekaan RI, KKP Tangkap 2 Kapal Maling Ikan di Selat Malaka0
- Komitmen KPLP HUT ke- 78 RI Beraksi Cepat di Setiap Musibah di Laut0
- Pengawasan Zona Penangkapan Ikan di WPPNRI Diperketat0
Hatta menambahkan, komoditas ekspor tersebut sebelumnya telah melalui proses quality assurance yang dilakukan oleh Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Ambon. Termasuk pemeriksaan ukuran yang dibolehkan untuk dilalintaskan.
"Kita sudah cek dan kepiting bakau yang mau dikirim ini telah memenuhi satandar dan kualitas yang dibutuhkan," tuturnya.
Hatta menyebut jajarannya tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, melainkan juga keberlanjutan kepiting bakau dengan berpedoman pada Pasal 8 ayat (1) Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 Tahun 2022.
Di regulasi tersebut diatur tentang penangkapan, lalu lintas dan/atau pengeluaran kepiting. Dia menyontohkan pada Juni 2023, BKIPM Ambon melepasliarkan sebanyak 1.070 kepiting bakau dengan total berat 380 kilogram dengan nilai Rp49.400.000 di kawasan mangrove Waiheru, Kota Ambon.
"Kalau belum masuk dalam standard, kami lepasliarkan dan akan menjadi sumber daya untuk masyarakat lokasi pelepasliaran," terang Hatta.
LUMBUNG IKAN NASIONAL
Keberpihakan ekonomi dan ekologi BKIPM Ambon tak lepas dari proyeksi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional. Berdasarkan data BKIPM Ambon, nilai ekspor komoditas perikanan Maluku pada semester I tahun 2023 mencapai USD34,5 juta. Angka ini naik 79,56 persen dibanding tahun 2022.
Kemudian dari sisi volume ekspor, komoditas perikanan hidup pada periode Januari sampai-Juni 2023 mencapai 177.362 ekor atau meningkat 75,69 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2022 sebesar 100.951 ekor.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan memaknai kemerdekaan dengan kedaulatan untuk mengatur dan mengelola sumber daya yang dimiliki secara mandiri, termasuk sumber daya kelautan dan perikanan. Terlebih sumber daya tersebut merupakan anugerah yang luar biasa bagi bangsa Indonesia. Karenanya, dia mengajak seluruh jajaran di KKP untuk melaksanakan kebijakan ekonomi biru.
"Kita semua di Kementerian Kelautan dan Perikanan harus melaksanakan kebijakan ekonomi biru menjadikan panglima ekologi sebagai panglima dalam menjaga kesehatan laut," ujar Menteri Trenggono. (Fat/Oryza)











