- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
- Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum
- Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?
- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
Upacara Kenaikan Pangkat di Kapal, Prajurit Kontingen Garuda TNI AL di Lebanon Terjun ke Laut

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL para Satuan Tugas Maritime Task force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL KRI Frans Kaisiepo-368 di Lebanon menggelar upacara kenaikan pangkat. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), LEBANON: Jelang keberangkatan berlayar dari Port of Beirut Lebanon untuk melaksanakan on task ke-34, para Prajurit TNI AL Satuan Tugas Maritime Task force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL KRI Frans Kaisiepo-368 menggelar upacara kenaikan pangkat 8 prajurit. Acara dilanjutkan dengan tradisi terjun ke laut dari geladak heli.
Para prajurit yang naik pangkat terdiri dari 1 Perwira menengah (Pamen), 5 Perwira pertama (Pama), 1 Bintara dan 1 Tamtama. Upacara ini sekaligus dirangkai dengan penganugerahan penghargaan Bintara dan Tamtama teladan periode kedua yang digelar Minggu (1/10/2023).
Baca Lainnya :
- Jajaki Potensi Kerjasama Pembuatan Senjata, Kasal Hadiri PARTNER 23 - Defense Exhibition di Serbia0
- Dua Kapal Perang TNI AL Disambut Hangat di Filipina0
- Pasukan Gabungan Super Garuda Shield 2023 Berhasil Rebut Pantai Banongan0
- KTT ke-43 ASEAN Hasilkan 90 Dokumen dan Kesepakatan 0
- Hari Ketiga KTT ke-43 ASEAN, Presiden Jokowi Pimpin 4 Pertemuan0
Momen kenaikan pangkat dan penganugerahan penghargaan prajurit teladan di daerah misi kali ini menjadi semakin istimewa dengan hadirnya keluarga secara daring. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri karena tidak semua prajurit dapat merasakan naik pangkat dan menjadi prajurit teladan di luar negeri ketika sedang mengemban misi perdamaian PBB, terlebih turut disaksikan keluarga.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh. Tujuannya agar para prajurit dan keluarganya dapat mengikuti momen bahagia ini bersama-sama sekalipun terpisah jarak 27 hari perjalanan laut.
Dalam amanatnya, Dansatgas mengatakan upacara kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan negara dan TNI bagi prajurit yang telah memenuhi syarat atas segala dedikasinya dalam bertugas. Hal ini merupakan stepping stone dalam berkarir.
"Semakin tinggi pangkat maka semakin besar pula tanggungjawab dan tuntutan profesionalisme seorang prajurit. Demikian pula bagi prajurit yang terpilih sebagai teladan, hendaknya dapat menjadikannya sebagai motivasi dan mampu menjadi influencer untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian”, ujar Dansatgas Letkol Sondakh.
Dalam acara tersebut, prajurit yang terpilih mendapat kehormatan sebagai prajurit teladan yaitu Serda NAV Zaenal Azizi sebagai Bintara Teladan dan Tamtama Teladan adalah Kls BAH Simon Christianto Rumailai.
Mengakhiri acara, Dansatgas mengucapkan selamat kepada para prajurit yang menerima kenaikan pangkat dan menerima penghargaan Bintara dan Tamtama Teladan.
Tangis haru dan bangga pun pecah ketika keluarga juga berkesempatan menyapa dan memberikan ucapan selamat. Acara dilanjutkan dengan tradisi terjun ke laut dari geladak heli sebagai bentuk syukur dan bahagia atas anugerah yang telah diterima.
Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit TNI AL yang tengah bertugas sebagai pasukan perdamaian untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan. "Jaga nama baik TNI AL dan Indonesia, serta pelihara hubungan dengan negara-negara yang juga tergabung dalam UNIFIL, sehingga nama baik bangsa maupun TNI AL tetap harum di dunia internasional,"pesan Kasal. (Fat/Oryza)











