- KM Inti Mariana VII Terbakar di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi 28 Penumpang, 1 Tewas, 2 Hilang
- Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Lewat Smart Buoy, Tekan Risiko Kecelakaan Kapal
- Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas, Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal
- Presiden Trump Puji Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia: Saya Tidak Ingin Berhadap
- Pidato di Amerika: Presiden Prabowo Tegaskan Stabilitas, Kepastian Hukum, dan Reformasi SDM
- KRI Bung Tomo-357 Harumkan Indonesia di International Fleet Review Latma Milan 2026
- Pelindo Gandeng Perwira TNI AL Perkuat Jajaran Pandu Laut
- PTP Nonpetikemas Raih The Best Terminal HSSE Risk Control and Strengthening & Recognition 2025
- IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Unggulan Sumatera Selatan
- IPC TPK Peringati Bulan K3 Nasional, Dorong Penerapan Defensive Driving di Lingkungan Pelabuhan
KM Inti Mariana VII Terbakar di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi 28 Penumpang, 1 Tewas, 2 Hilang

Keterangan Gambar : Kapal ikan KM Inti Mariana VII yang membawa 31 penumpang terbakar di perairan Selat Sunda, Rabu (19/2/2026) pagi. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Kapal ikan KM Inti Mariana VII yang membawa 31 penumpang terbakar di perairan Selat Sunda, Rabu (19/2/2026) pagi. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten mengerahkan kekuatan mengevakuasi 28 orang dari 31 penumpang kapal.
Lanal Banten di bawah jajaran Komando Armada (Koarmada) I bergerak cepat melaksanakan aksi penyelamatan dan evakuasi terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM. Inti Mariana 7 yang mengalami kebakaran hebat.
Aksi heroik ini bermula saat Jaga Kodal Lanal Banten menerima informasi kebakaran kapal pada pukul 08.45 WIB. Melalui pantauan kamera pengawas Surveillance Delivery System (SDS) Lanal Banten, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi di laut.
Baca Lainnya :
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari0
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal0
- PWI Pusat Rampungkan Draf Penyempurnaan PD/PRT, Atur Mekanisme Pemilihan Ketum0
- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif0
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus0
Komandan Lanal Banten segera memerintahkan unsur operasional, yaitu RBB Pulau Deli, untuk menuju lokasi kejadian guna melaksanakan evakuasi medis darurat.
KM. Inti Mariana VII (114 GT) yang mengangkut 31 orang ABK diketahui bertolak dari Muara Baru, Jakarta, menuju perairan Panaitan. Menurut keterangan Nakhoda, Mukriyanto (53), api pertama kali muncul dari ruang mesin. Meski seluruh ABK sempat berupaya memadamkan api menggunakan APAR, kobaran api justru semakin membesar.
Api menjalar karena menjalar ke arah tangki BBM, sehingga nakhoda menginstruksikan seluruh kru untuk menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut.
Dalam proses evakuasi yang dilakukan oleh tim TNI AL bersama kapal ikan lain yang melintas, tercatat total ada 31 ABK dengan rincian 28 orang dinyatakan selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 2 orang saat ini masih dalam proses pencarian intensif.
Seluruh korban selamat segera dibawa ke Balai Pengobatan (BP) Lanal Banten untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Panggung Rawi. Seluruh barang pribadi milik ABK dilaporkan ludes terbakar, dan hanya dokumen kapal yang berhasil diselamatkan oleh nakhoda.
Lanal Banten telah berkoordinasi dan menyerahkan penanganan perkara serta tindak lanjut ABK kepada Ditpolairud Polda Banten. Hingga saat ini, unsur TNI AL masih bersiaga dan melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan.
Aksi cepat tanggap ini merupakan implementasi nyata dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar unsur TNI Angkatan Laut selalu sigap dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). (Arry/Mar)











