- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
- KKP Gandeng SnackVideo Kembangkan SDM Kelautan Perikanan
- 1.300 Ikan Napoleon BB Penyelundupan Akhirnya Dilepas KKP ke Laut
- Kemenhub Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Pemanduan Kapal
Ditjen Hubla Revalidasi Auditor ISPS Code 2026, Perkuat Pengawasan Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Keterangan Gambar : Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) melaksanakan Kegiatan Revalidasi Auditor ISPS Code 2026. Foto: Ditjen Hubla
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) telah melaksanakan Kegiatan Revalidasi Auditor ISPS Code 2026.
Kegiatan Revalidasi Auditor ISPS Code Tahun Anggaran 2026 telah digelar di Jakarta pada 11 hingga 13 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 30 Auditor ISPS Code di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut.
Auditor ISPS Code memiliki tugas strategis dalam melaksanakan audit, verifikasi, dan evaluasi penerapan sistem keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan. Hal ini sesuai ketentuan nasional serta standar internasional International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code, guna memastikan keamanan pelayaran tetap terjaga dan memenuhi regulasi yang berlaku.
Baca Lainnya :
- Hidupkan Budaya Keselamatan Maritim di Labuan Bajo, Kemenhub Gelar Kampanye0
- Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Lewat Smart Buoy, Tekan Risiko Kecelakaan Kapal0
- Mudik Gratis 2026 Bersama PELNI Dibuka, Buruan Daftar0
- Mudik Lebaran 2026, Diskon Tiket Kapal PELNI Hingga 30% Sudah Dibuka0
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang0
Revalidasi ini bertujuan untuk melakukan pembaruan kompetensi auditor, meningkatkan pemahaman terhadap ketentuan ISPS Code, serta menjaga profesionalisme dan integritas dalam pelaksanaan pengawasan keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan.
Direktur KPLP, Capt. Hendri Ginting, menyampaikan bahwa kegiatan revalidasi memiliki arti strategis di tengah dinamika tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.
Ia menegaskan, auditor yang kompeten dan profesional merupakan elemen krusial dalam sistem keamanan maritim nasional. Menurutnya, auditor yang terlatih dengan baik akan mampu melakukan penilaian secara objektif dan menyarankan langkah-langkah perbaikan yang tepat, yang pada akhirnya akan mendukung peningkatan sistem keamanan dan keselamatan maritim secara keseluruhan.
Hendri Ginting menjelaskan bahwa revalidasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat sistem keamanan pelabuhan dan kapal di Indonesia.
“Revalidasi auditor adalah bagian dari upaya kita untuk menjaga dan memperkuat sistem keamanan pelabuhan dan kapal di negara kita. Keamanan maritim adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Tantangan Auditor ISPS Code
Capt. Hendri Ginting mengingatkan bahwa tantangan keamanan maritim ke depan akan semakin dinamis, sehingga profesionalisme dan integritas harus senantiasa dijaga.
“Auditor yang bertugas harus senantiasa objektif, jujur, dan berkomitmen untuk selalu mengikuti standar yang telah ditetapkan ISPS Code,” tambah Hendri.
Ia berharap proses revalidasi ini dapat memastikan keberlanjutan kompetensi auditor agar tetap memenuhi standar nasional dan internasional.
"Dengan ini kami menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sistem keamanan pelayaran nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia auditor ISPS Code secara berkelanjutan," tutupnya. (Arry/Mar)











