- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
- Insiden Kecelakaan KM Virgo Ttansport 8 Jangan Hanya ABK yang Bertanggung Jawab
- Pelindo Kenalkan ADHARA, Konektivitas Terpadu Ekosistem Maritim Satu Platform Digital
- Presiden Prabowo: TNI Lahir dari Rakyat, Berjuang Bersama Rakyat, Hadir di Tengah Bencana
- HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Presiden Prabowo: Terima Kasih atas Kesetiaan dan Pengabdian Para Prajurit
- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas, Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

Keterangan Gambar : IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut bulan Ramadhan 1447 Hijriah dengan meningkatkan kesiapan operasional melalui penguatan layanan dan optimalisasi fasilitas terminal. Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut bulan Ramadhan 1447 Hijriah dengan meningkatkan kesiapan operasional melalui penguatan layanan dan optimalisasi fasilitas terminal.
Kesiapan operasional ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi peningkatan volume barang, khususnya kebutuhan pokok dan komoditas konsumsi masyarakat.
Baca Lainnya :
- IPC TPK Peringati Bulan K3 Nasional, Dorong Penerapan Defensive Driving di Lingkungan Pelabuhan0
- Berthing Window 2026 IPC TPK, Perkuat Sinergi Optimalisasi Layanan Terminal0
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat0
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K30
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 20250
Langkah strategis dilakukan untuk menjaga produktivitas terminal, keandalan pelayanan bongkar muat petikemas di seluruh area operasional guna memastikan distribusi logistik nasional tetap lancar, aman dan tepat waktu.
Sebagai bagian dari penguatan layanan tersebut, IPC TPK berkolaborasi dengan mitra kerja untuk melakukan penguatan kapasitas produksi melalui penambahan 2 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di Area Terminal Support Tanjung Priok. Penambahan alat ini untuk meningkatkan fleksibilitas penanganan petikemas dan kapasitas produksi di lapangan penumpukan lini 2, sehingga proses receiving/delivery dan pengaturan petikemas dapat berlangsung lebih cepat serta meminimalkan potensi kepadatan saat peningkatan arus barang.
“Periode Ramadan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam pola distribusi barang, khususnya terkait distribusi kebutuhan pokok dan barang konsumsi masyarakat. Kami memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal sepanjang bulan suci Ramadan,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK di Jakarta (20/2/2026).
Tak hanya dari sisi fasilitas, Indonesiamaritimenews.com menerima data tertulis,IPC TPK juga mengoptimalkan pola kerja operasional dengan pengaturan jadwal yang adaptif, memperkuat koordinasi dengan stakeholder pelabuhan dan pemangku kepentingan kepelabuhanan, serta memanfaatkan golden time, waktu tanpa aktivitas kapal, untuk melakukan perawatan preventif peralatan. Ketersediaan spare part turut dipastikan guna menjaga keandalan alat dan menghindari gangguan operasional.
Pengawasan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga diperketat, seiring komitmen perusahaan untuk menjaga produktivitas tanpa mengabaikan keselamatan petugas di lapangan selama bulan suci.
Kombinasi penguatan fasilitas, optimalisasi operasional, dan koordinasi intensif, IPC TPK menegaskan komitmennya dalam menjaga rantai pasok nasional tetap andal sepanjang Ramadan 1447 H.
“Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan tidak terkendala di sisi terminal. Seluruh kesiapan operasional telah kami perkuat agar arus logistik nasional tetap terjaga,” kata Pramestie mengakhiri penjelasannya. (Arry/Mar)











