- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional
- Kemandirian Terpaksa Missile City Iran
- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China
- ASDP Terapkan Transformasi Penyeberangan Modern Berorientasi Selamat, Aman dan Nyaman, Ujicoba 1Juni 2026
- Hasil Negoisasi, Udang Tangkap Indonesia Kembali Masuk Arab Saudi Efektif Mei 2026
- Negara Lindungi Awak Kapal Ikan, Nelayan Kecil Bagaimana ?
- Ketika TNI AL Gagalkan Penyelundupan 780 Kg Sisik Trenggiling
- Peringati Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan
Siap-siap, Tahun Depan Beli Gas 3 Kg Wajib Pakai KTP, Ini Alasan Pertamina

Keterangan Gambar : Foto:. dok. Pertamina
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), JAKARTA: Mulai tahun 2023, warga yang mau membeli gas elpiji 3 Kg wajib membawa KTP. Uji coba kebijakan tersebut telah dilakukan di 5 kecamatan di wilayah Tangerang (Banten), Semarang (Jateng), Batam (Riau), dan Mataram (NTB).
Uji coba tersebut berlangsung di pangkalan resmi Pertamina untuk pembelian gas 3 Kg. Aturan ini akan dilakukan bertahap di seluruh Indonesia mulai 2023.
Baca Lainnya :
- Libur Nataru Waspadai Cuaca Ekstrem Penyeberangan Kapal, Begini Langkah Antisipasi ASDP 0
- TNI AL Berangkatkan Armada Kapal Perang, Latma Carat 2022 Bersama Tentara Amerika0
- Sertijab Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono: Saya Akan Konsisten Lanjutkan Program Jenderal Andika0
- Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Telan Korban 2 Nyawa WN China, Kemenhub dan Polri Investigasi 0
- Kenangan Natuna Jenderal Yudo0
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan, alasan penggunaan KTP bagi pembelian gas 3 Kg tujuannya untuk mensinkronkan dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Menurut dia, Nantinya, data P3KE akan diinput ke dalam web Subsidi Tepat milik Pertamina. Masyarakat tidak perlu mendownload aplikasi ataupun QR Code. Membeli (LPG 3 kg) seperti biasa, cukup tunjukkan KTP-nya.
Proses tersebut memang butuh waktu dan sosialisasi ke masyarakat. Namun, menurut Irto hal tersebut dilakukan agar subsidi bisa benar-benar tepat sasaran.
"Bila datanya sudah ada dalam P3KE, nanti pada saat pembelian hanya mencocokkan saja. Bila memang belum terdaftar, maka datanya akan diupdate dalam sistem," kata Irto.
Menurutnya, selama ini proses uji coba pendataan yang berlangsung masih menggunakan pencatatan manual, dibantu dengan log book di masing-masing pangkalan. Harapannya, proses digitalisasi data pembelian bisa cepat rampung.
Seperti diketahui, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan pemerintah akan akan menguji coba pembatasan pembelian LPG 3 Kg secara nasional mulai 2023. Pemerintah akan menggunakan data P3KE untuk diintegrasikan ke aplikasi MyPertamina secara bertahap. (Fat/ Oryza)











