- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Telan Korban 2 Nyawa WN China, Kemenhub dan Polri Investigasi

Keterangan Gambar : Ilustrasi Kereta Cepat Jakarta Bandung. Foto: PT. KCIC
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), JAKARTA: Insiden kecelakaan kereta teknis proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Padalarang, Bandung Barat, yang menelan korban 2 orang tewas kini dalam penyelidikan Polri. Kementerian Perhubungan juga melakukan investigasi.
Tim Puslabfor Polri sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. Jalur lintasan serta titik kecelakaan juga menjadi bagian dari penyelidukan polisi.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, tim Inafis sudah melakukan identifikasi terhadap korban. "Yang awal yang jelas kan Inafis sudah mengidentifikasi korbannya itu ada semua korbannya teridentifikasi korban yang meninggal dunia maupun yang luka-luka," kata Dedi di Mabes Polri, Senin (19/12/2022).Dua korban yang tewas laki-laki WN China bernama Chang Shin Shang (40 tahun) dan Chang Shin Yung (36 tahun). Pihak PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menjelaskan ada 6 orang korban dalam kecelakaan kereta kerja proyek KCJB di Padalarang. Semua korban adalah warga negara (WN) China.
Baca Lainnya :
- Menhub Gandeng Saudi Arlines Buka Penerbangan ke 10 Destinasi Wisata di Indonesia0
- Indonesia Tawarkan Kerjasama Penerbangan Haji dan Umroh Lewat Bandara Kertajati0
- Waduh! 25 Turis Kecebur ke Laut Gegara Jembatan Dermaga Nusa Penida Bali Roboh, Kemenhub Minta Maaf0
- Empat Penerbangan Umroh dari Bandara Kertajati November 2022 Dibuka0
- Kijing Didorong Melangkah ke Pasar Dunia, & Untuk Meningkatkan Pemasukan Negara0
Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Pada Senin menyatakan, insiden kereta anjlok ini merupakan kecelakaan kerja.
Menurut Direktur Keselamatan Perkeretapian Kemenhub, Edi Nursalam, ada dua kereta yang beroperasi, yang satu untuk memasang alas dan rel, yang satu lagi lokomotif.
"Masih dalam penyelidikan, kenapa bisa sampai meluncur keluar dari rel sedang proses investigasi," kata Edi Nursalam Senin (19/12/2022).
Seperti diketahui, Kereta Teknisi KCJB Anjlok di Kampung Campaka, Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Bandung, Minggu (18/12/2022) sore. Insiden ini mengakibatkan 2 pekerja tewas dan 5 lainnya luka berat. Polda Jawa Barat memeriksa 18 saksi untuk menyelidiki kasus ini 2 Orang, 18 Saksi diperiksa.(Arry/ Oryza)











