- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji
- Edukasi Keselamatan Melaut, Posal Sungai Kakap Gelar Penyuluhan Nelayan Kecil
- Kasal Resmikan Pembangunan dan Perbaikan Sarana Pendidikan Kodiklatal
- Prajurit dan Penyelam TNI AL Operasi SAR KMP Virgo Transport 8 Diganjar Penghargaan
Siap-siap, Pertamax Bakal Naik Rp16.000 Diprediksi Mulai Besok
.jpg)
Keterangan Gambar : Ilusttrasi pengisian BBM di SPBU.Foto: indonesiamaritimenews.com
Inďonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Pengguna BBM jenis Pertamax harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Pemerintah bakal menaikkan harga Pertamax dengan harga kisaran Rp16.000 per liter. Diprediksi, kenaikan harga berlaku mulai besok Jumat (1/3/2022).
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta maaf jika nantinya ada penyesuaian harga untuk BBM RON 92 atau Pertamax. Menurut Erick, pemerintah telah mengambil kebijakan untuk menetapkan BBM RON 90 atau Pertalite sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).
"Pemerintah sudah putuskan Pertalite jadikan subsidi, Pertamax tidak. Jadi kalau Pertamax naik ya mohon maaf," kata Erick saat memberikan sambutan dalam Kuliah Umum Universitas Hasanuddin, Rabu (30/3), di Makasar.
Baca Lainnya :
- Sopir Bus AKAP Banyak Darah Tinggi, Ini Penyebabnya0
- Kinerja Pelindo Regional 2 Pelabuhan Panjang Menunjukan Angka Positif Tahun 2021.Ini Datanya0
- Dipecat IDI, Tanggapan Terawan Bikin Adem0
- Habiburokhman Minta Pemecatan Terawan Oleh IDI Dievaluasi, Ini Alasannya 0
- Ketum Pramarin Datep Purwa Saputra Janji Menjadi Think Thank MI , Chandra Motik Jadi Dewan Pengawas0
Dengan kebijakan ini maka Pertalite menjadi BBM yang mendapatkan subsidi pemerintah.
Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengungkapkan, sudah saatnya Pertamina menyesuaikan harga jual Pertamax menyusul disparitas harga yang terjadi.
"Sudah saatnya juga Pertamina untuk mengembalikan harganya, ya ngak jauh-jauhlah dari harga keekonomian. Walaupun tidak di harga-harga ekonomi tersebut tapi tidak boleh terlalu jauh juga (di bawah)," ujar Arya dalam keterangannya.
Konsumsi Pertamax menurut Arya mencapai 13% dari konsumsi BBM nasional. Pertamax juga sejatinya dikonsumsi oleh kelompok masyarakat kelas atas. Jika merujuk pada keterangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga keekonomian Pertamax kini telah mencapai Rp16.000 per liter atau jauh melebihi harga jual Pertamina yang Rp9.000 per liter.
Arya menjelaskan, konsumsi Pertamax mencapai 13% dari konsumsi BBM nasional. Selain itu, Pertamax juga sejatinya dikonsumsi oleh kelompok masyarakat kelas atas. Pantauan indonesiamaritimenews.com, harga Pertamax yang dijual di SPBU berkisar dari harga Rp 9000 hingga Rp9.400 per liter. (Arry/ Oriz).











