- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
- Insiden Kecelakaan KM Virgo Ttansport 8 Jangan Hanya ABK yang Bertanggung Jawab
- Pelindo Kenalkan ADHARA, Konektivitas Terpadu Ekosistem Maritim Satu Platform Digital
- Presiden Prabowo: TNI Lahir dari Rakyat, Berjuang Bersama Rakyat, Hadir di Tengah Bencana
- HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Presiden Prabowo: Terima Kasih atas Kesetiaan dan Pengabdian Para Prajurit
- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
Pipa Bocor, Pabrik Kimia di Cilegon Meledak

Keterangan Gambar : Foto: Ist
Indonesiamaritimenews com ( IMN),CILEGON: Ledakan besar terjadi di pabrik kimia PT Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI), Kota Cilegon, Banten, Rabu (23/2/2022) dinihari hingga mengakibatkan beberapa karyawan terluka. Hasil penyelidikan, ledakan terjadi akibat kebocoran pipa di salah satu unit bagian produksi.
Kebocoran pipa di unit TP A1 terjadi pada Selasa (22/2/2022) pukul 23.30 WIB saat proses produksi benang untuk bahan membuat baju. Sekitar pukul 3.30 WIB Rabu dini hari, terjadi ledakan hebat.
Warga Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, daerah tempat pabrik PT MCCI terkejut mendengar dentuman keras disertai kobaran api. Dentuman tersebut terdengar hingga radius beberapa kilometer.
Baca Lainnya :
- Akhirnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Akuisisi PT Jembatan Nusantara0
- Investasi bodong Viral Blast Global Rp540 Miliar Dibongkar Bareskrim Polri0
- 2 Nenek Cantik Gantian Gendong Bayi Aurel-Atta Halilintar0
- PLN Dukung Perhelatan Akbar KTT G20, Tambah 2 Pembangkit Listrik Perkuat Bali0
- Aurel Hermansyah Melahirkan, Atta Halilintar Sewa Satu Lantai RS0
Ledakan ini mengakibatkan salah seorang karyawan terluka. Sedangkan kendaraan yang terpakir di areal pabrik tertutup material debu. Api sempat berkobar, namun padam dengan sendirinya.
Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono mengatakan ledakan itu bersumber dari pipa yang bocor. “Pipa itu menghubungkan tabung reaktor ke tabung kristalitator tempat pengolah biji plastik yang nantinya diolah menjadi benang," ungkap kapolres kepada wartawan.
Kapolres mengatakan, anggotanya langsung turun ke lokasi sesaat setelah menerima laporan. Namun karena situasi masih rawan akibat semburan asap dan debu, anggota tidak bisa masuk. Oleh pihak perusahaan akhirnya dishutdown dulu, baru berhenti dan ketika situasi aman anggota baru bisa masuk ke lokasi.
Dalam peristiwa itu, kata Kapolres, juga menyebabkan semburan abu hingga sampai ke lokasi PT Pertamina Tanjung Gerem. Namun tidak mengakibatkan peristiwa membahayakan di tempat tersebut.
Dalam insiden tersebut, 6 sopir tangki PT Pertamina yang saat kejadian berada tak jauh dari lokasi ledakan ikut menjadi korban. Mereka mengalami mata perih, hidung panas dan perih, sesak napas, mual, dan pusing. Karena lukanya tidak terlalu parah, mereka hanya diobati di klinik lalu boleh pulang.(Arry/Oriz)











