- Dikenal Sebagai \"The Eagle of FERADI WPI\", Yoshua Rivaldo Sosok Petarung Hukum yang Tangguh dan Berintegritas
- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
- Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, ada Rocky Gerung, Margarito hingga Babah Alun
- Hari ke-18 Pencarian Korban, Penyelam Sisir Badan KMP Virgo Transport 8
- Pelantikan Ketua PWI Jabar, Akhmad Munir dan KDM Ingatkan Independensi Pers
- Aksi Sosial Lintas Negara, Satgas Port Visit 2026 Gelar Bakti Kesehatan di Vanuatu
- Perusahaan Diminta Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Menaker: Kami Latih, Kami Siapkan
- Ketum PWI: Pers di Tengah Gempuran Algoritma, Negara Harus Hadir
- Reshuffle ke-7 KMP: 18 Pejabat Baru mulai Menteri-Wamen hingga Kapolri-Wakapolri Dilantik Presiden
- PWI Pusat Luncurkan Website, Konektivitas Informasi 38 Daerah
Pertemuan Bilateral dengan Pejabat Maritim Korea, Ini yang Dibahas Dirjen Hubla Kemenhub

Keterangan Gambar : Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan pertemuan bilateral dengan Republic of Korea, di IMO Headquarter, London. Kedua negara membahas kerja sama bidang maritim. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), LONDON: Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan pertemuan bilateral dengan Republic of Korea, Kamis (30/11/2023) di IMO Headquarter, London. Kedua negara membahas kerja sama bidang maritim.
Dalam event tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi bertemu dengan Director General of Maritime Affairs and Safety Policy Bureau (dirjen maritim dan keselamatan), Ministry of Oceans and Fisheries Jong-uk Hong.
Baca Lainnya :
- Gerbang Utama Transportasi Laut, Alur Masuk Pelabuhan Molawe Segera Ditetapkan0
- Tangani Kecelakaan Laut Penanganan Bangkai Kapal, Ini yang Dilakukan KPLP0
- Mindset Navigasi Keselamatan Pelayaran Harus Diubah0
- Libur Nataru 2023-2024, KPLP Pastikan Kesiapan Armada Transportasi Laut di Tanjung Uban0
- Kapal LCT Marina Bay Terbakar di Perairan Mandolang Sulut, Dievakuasi Kemenhub0
Antoni menyampaikan Indonesia dan Korea berpotensi bekerjasama dalam bidang kemaritiman. Kerja sama dimaksud terkait dengan Port State Control (PSC), Maritime Autonomous Surface Ships (MASS), Aids to Navigation (AToN), Coast Guard dan Kepelautan.
“Pihak dari Republic of Korea menyambut baik potensi kerjasama yang ada, hal tersebut dapat meningkatkan sektor kemaritiman di kedua negara,” ucap Antoni dalam keterangan tertulis, Kamis (30/11/2023).
Antoni mengatakan Indonesia mengoptimalkan pengembangan pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dari kapal. Selain itu, Indonesia juga berkomitmen menyukseskan dan mengimplementasikan IMO Green House Gas Strategy yang akan diadopsi pada sesi Sidang Majelis IMO ke 33.
Lebih lanjut ia mengatakan Indonesia dan Republic of Korea akan saling mendukung untuk pencalonan masing-masing negara sebagai Anggota Dewan IMO. Dukungan tersebut dibutuhkan Indonesia agar tujuan menjadi Anggota Dewan IMO Kategori C Tahun 2024-2025 dapat tercapai.
“Indonesia dan Republic of Korea sudah menyatakan komitmennya untuk saling mendukung dalam pencalonan Anggota Dewan IMO, dukungan tersebut sangat berarti untuk dapat terpilihnya kembali Indonesia menjadi Anggota Dewan IMO,” ujar Antoni.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Hendri Ginting, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Hartanto dan Kepala Sub Direktorat Perencana Teknis Direktorat Kenavigasian Nanditya Darma Wardhana. (Arry/Oryza)
Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan pertemuan bilateral dengan Republic of Korea, di IMO Headquarter, London. Kedua negara membahas kerja sama bidang maritim. Foto: Kemenhub











