- Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-100
- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
Pasukan Hantu Laut dan Marinir Amerika Asah Kemampuan di Puslatpurmar Sukabumi

Keterangan Gambar : Pasukan Marinir TNI AL dan Marinir Amerika atau USMC menggelar latihan bersama. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir yang dikenal dengan julukan Hantu Laut, bersama USMC (United States Marine Corps) 1st Reconnaissance Battalion mengasah Evakuasi Medis Udara.
Baca Lainnya :
- Kolaborasi Stakeholder Kunci Strategis Majukan Maritim0
- Pemeriksaan dan Sertifikasi Kapal Berbendera Indonesia, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi0
- KRI Teluk Calang Dukung Pergeseran Pasukan Yonif 433 Julu Siri0
- Kasal Kunjungi Industri Kapal Selam dan Pertahanan Strategis di China0
- Dua Kapal Perang RI Manuver Tempur di Selat Rupat0
Pasukan TNI AL dan USMC ini tergabung dalam Latihan Bersama (Latma) Reconnaissance Exchange (RECONEX) 2024 antara TNI Angkatan Laut (AL)/Korps Marinir (Kormar) dengan United States (US) Marine Forces Pacific (MARFORPAC) First Marine Expeditionary Force (I MEF).
Latihan Evakuasi Medis Udara oleh Marinir Indonesia dan Marinir Amerika ini dilaksanakan menggunakan Pesawat Helikopter Bell 412 SP, Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 di lapangan Pusat Latihan dan Pertempuran Marinir 6 Antralina (Puslatpurmar 6 Antralina) Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/4/2024).
Pada latihan ini disimulasikan adanya personel yang menjadi korban luka tembak. Korban kemudian dievakuasi melalui darat menggunakan ambulance untuk diberikan pertolongan pertama.
Setelah dilakukan pertolongan pertama dan pemeriksaan, dokter memutuskan agar korban segera dirujuk ke Rumah Sakit agar mendapatkan pertolongan lanjutan melalui jalur udara. Sehingga korban akhirnya dievakuasi menggunakan Pesawat Helikopter Bell 412 SP, Skuadron Udara 400 Wing Udara 2.
Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Danyontaifib 1 Mar) Mayor Marinir Laili Nugroho, menyampaikan latihan evakuasi medis udara tersebut bertujuan untuk melatih kerjasama antara prajurit Taifib dan USMC 1st Reconnaissance Battalion dalam menangani prajurit yang terluka pada saat melaksanakan latihan.
Latihan itu juga bertujuan memberi gambaran mekanisme kerja dan Standard Operational Procedure (SOP) dalam setiap aktifitas maupun kejadian yang dialami personel di daerah penugasan.
Keterlibatan TNI AL pada Latma RECONEX 2024 ini merupakan implementasi dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan peran diplomasi TNI AL dengan negara sahabat, serta meningkatkan kemampuan prajurit Jalasena pada bidangnya masing-masing guna menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. (Riz/Oryza)











