- Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-100
- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
Dua Kapal Perang RI Manuver Tempur di Selat Rupat

Keterangan Gambar : Dua unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut yakni KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Torani-860 melakukan manuver taktis di Perairan Selat Rupat, Riau. Foto: Dispenal
Baca Lainnya :
- Di Laut Mediterania, Helikopter TNI AL Unjuk Kemampuan Kirim Barang ke Kapal Perang0
- Tubrukan dengan Kapal Motor, KMP Mishima Dievakuasi ke Dermaga Pelabuhan Bajoe0
- Tugas Mulia Prajurit Penjaga Tapal Batas Pulau Terluar, Jadi Perhatian Khusus Komandan0
- Transportasi Laut, Kunci Wujudkan Konektivitas Wilayah Timur Indonesia0
- Terendus, Mau Dibawa ke Kapal 31 Paket Ganja Plastik Hitam, Pelaku Dibekuk Prajurit Lanal Nabire0
Indonesiamaritimenews. com (IMN), JAKARTA: Dua unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut yakni KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Torani-860 yang berada di bawah jajaran Komando Armada I (Koarmada I), melakukan manuver taktis di Perairan Selat Rupat, Riau.
Manuver ini dilakukan dalam latihan manuver taktis yang digelar pada Sabtu (27/4/2024). Latihan ini bertujuan menjaga kesiapsiagaan dan naluri tempur para Prajurit Jalasena di laut.
Adapun latihan yang dilaksanakan meliputi komunikasi melalui bendera isyarat (Flaghoist), pengiriman melalui bendera isyarat (Semapore) dan manuver pemindahan logistik (RASAP).
Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono mengatakan bahwa sebagai Prajurit Jalasena di lingkungan Koarmada I dituntut untuk selalu siap dalam menghadapi situasi apapun. Latihan dilaksanakan agar selalu menjaga profesionalisme Prajurit Jalasena serta selalu mengantisipasi segala kemungkinan yg akan terjadi.
Pelaksanaan latihan tersebut merupakan implementasi dari program Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Prajurit Jalasena Samudera menuju Indonesia Maju. (Arry/Oryza)











