- Atraksi Budaya Nusantara Tim KJK 2026 di KRI Bima Suci Memukau Pejabat di Busan Korea Selatan
- 6 Pati TNI AL Berganti Jabatan
- Hari Lingkungan Hidup, PELNI Gelar Penghijauan dan Daur Ulang Limbah
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL Tiba di Busan, Bawa Misi Diplomasi Maritim Indonesia
- KKP Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
- KKP Sergap Kapal Asing MV Silver Island, Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
- Jelang Libur Sekolah 2026 Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate
- Amanah Jabatan dan Rasa Malu
- Dermaga Penajam Direhabilitasi, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman dan Optimal
- PELNI Raih 7 Sertifikat ISO Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional
Dua Kapal Perang RI Manuver Tempur di Selat Rupat

Keterangan Gambar : Dua unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut yakni KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Torani-860 melakukan manuver taktis di Perairan Selat Rupat, Riau. Foto: Dispenal
Baca Lainnya :
- Di Laut Mediterania, Helikopter TNI AL Unjuk Kemampuan Kirim Barang ke Kapal Perang0
- Tubrukan dengan Kapal Motor, KMP Mishima Dievakuasi ke Dermaga Pelabuhan Bajoe0
- Tugas Mulia Prajurit Penjaga Tapal Batas Pulau Terluar, Jadi Perhatian Khusus Komandan0
- Transportasi Laut, Kunci Wujudkan Konektivitas Wilayah Timur Indonesia0
- Terendus, Mau Dibawa ke Kapal 31 Paket Ganja Plastik Hitam, Pelaku Dibekuk Prajurit Lanal Nabire0
Indonesiamaritimenews. com (IMN), JAKARTA: Dua unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut yakni KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Torani-860 yang berada di bawah jajaran Komando Armada I (Koarmada I), melakukan manuver taktis di Perairan Selat Rupat, Riau.
Manuver ini dilakukan dalam latihan manuver taktis yang digelar pada Sabtu (27/4/2024). Latihan ini bertujuan menjaga kesiapsiagaan dan naluri tempur para Prajurit Jalasena di laut.
Adapun latihan yang dilaksanakan meliputi komunikasi melalui bendera isyarat (Flaghoist), pengiriman melalui bendera isyarat (Semapore) dan manuver pemindahan logistik (RASAP).
Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono mengatakan bahwa sebagai Prajurit Jalasena di lingkungan Koarmada I dituntut untuk selalu siap dalam menghadapi situasi apapun. Latihan dilaksanakan agar selalu menjaga profesionalisme Prajurit Jalasena serta selalu mengantisipasi segala kemungkinan yg akan terjadi.
Pelaksanaan latihan tersebut merupakan implementasi dari program Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Prajurit Jalasena Samudera menuju Indonesia Maju. (Arry/Oryza)











