- PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata Masyarakat Adat di Pulau Kapota
- Asian Games 2026, Atlet TNI AL Berjaya Sumbang 2 Medali
- Innalillahi... Maestro Seni-Politisi Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
- Penyelam TNI AL Kembali Temukan 5 Jenazah di Lambung KMP Virgo Transport-8
- KKP Gandeng Kemenkop, BP BUMN dan Kemenkeu Kelola Kampung Nelayan Merah Putih
- Gandeng Tiongkok, KKP Genjot Produksi Perikanan Tangkap Dalam Negeri
- Kemenhub Kirim KN Kunyit Angkut Reefer Container Penyimpan Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Penyelam TNI AL Temukan 14 Jenazah di Bangkai KMP Virgo Transport 8
- Apresiasi Pengabdian Merah Putih Kodaeral IV, TNI AL Raih Dua Penghargaan dari Pemprov Kepri
- Panglima TNI Pimpin Upacara Peresmian KRI Sriwijaya-100, Dihadiri Chief of Staff Italian Navy
Dermaga Penajam Direhabilitasi, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman dan Optimal
Operasional Dialihkan ke Dermaga 1

Keterangan Gambar : PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat kualitas infrastruktur pelabuhan Panajam untuk memastikan layanan penyeberangan selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Pelabuhan direhabilitasi dan pengecoran ulang breasting dolphin nomor 2 dan 3 di Dermaga 2 Pelabuhan Penyeberangan Penajam (5-14/6/2026).Foto: ASDP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),PANAJAM: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat kualitas infrastruktur pelabuhan Panajam untuk memastikan layanan penyeberangan selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Pelabuhan direhabilitasi dan pengecoran ulang breasting dolphin nomor 2 dan 3 di Dermaga 2 Pelabuhan Penyeberangan Penajam (5-14/6/2026).
Baca Lainnya :
- PELNI Raih 7 Sertifikat ISO Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional0
- Asyik.. PELNI Diskon Tiket Lagi, Sambut Liburan Sekolah 20260
- Optimalisasi TBS, Terminal Teluk Lamong dan Aptrindo Perkuat Kolaborasi Lancarkan Arus Logistik0
- Kontribusi Kemanusian dan Kesehatan, TPK Koja Selenggarakan Donor Darah0
- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok0
Peningkatan fasilitas ini langkah strategis menjaga keandalan operasional pelabuhan sekaligus memastikan aktivitas penyeberangan tetap berjalan optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Kalimantan Timur.
Selama proses pekerjaan berlangsung kurang lebih 10 hari kerja, layanan lintasan Kariangau – Penajam dipastikan tetap beroperasi normal. Seluruh aktivitas sandar kapal untuk sementara dialihkan ke Dermaga 1 dengan pola operasional yang telah disiapkan secara matang agar pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan lancar.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap operasional penyeberangan.
"Rehabilitasi ini merupakan langkah preventif untuk memastikan infrastruktur pelabuhan tetap andal, aman, dan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik secara berkelanjutan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan tetap menjaga layanan penyeberangan agar tetap berjalan optimal selama masa perbaikan," jelas Heru.
ASDP juga terus berkoordinasi dengan regulator serta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan pengaturan pola operasional kapal tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali selama masa rehabilitasi berlangsung.
Setelah pekerjaan di Dermaga 2 selesai, ASDP akan melanjutkan program peningkatan fasilitas di Dermaga 1 melalui rehabilitasi dan peningkatan kapasitas movable bridge (MB), yakni jembatan penghubung antara dermaga dan kapal yang mendukung proses naik-turun penumpang maupun kendaraan.
"Dengan waktu pelayanan rata-rata sekitar 20 menit per perjalanan, operasional penyeberangan tetap kami upayakan berjalan optimal selama proses rehabilitasi berlangsung. Peningkatan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan operasional kapal, mengoptimalkan proses sandar, mengurangi waktu tunggu, serta menciptakan ketepatan waktu pelayaran yang lebih baik bagi pengguna jasa," jelas Ramadhani.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan Kariangau–Penajam (PP) telah melayani lebih dari 10 ribu penumpang dan 66 ribu kendaraan. Capaian tersebut menunjukkan peran strategis lintasan ini sebagai urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Kalimantan Timur.(ARRY/Mar)











