- KM Inti Mariana VII Terbakar di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi 28 Penumpang, 1 Tewas, 2 Hilang
- Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Lewat Smart Buoy, Tekan Risiko Kecelakaan Kapal
- Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas, Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal
- Presiden Trump Puji Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia: Saya Tidak Ingin Berhadap
- Pidato di Amerika: Presiden Prabowo Tegaskan Stabilitas, Kepastian Hukum, dan Reformasi SDM
- KRI Bung Tomo-357 Harumkan Indonesia di International Fleet Review Latma Milan 2026
- Pelindo Gandeng Perwira TNI AL Perkuat Jajaran Pandu Laut
- PTP Nonpetikemas Raih The Best Terminal HSSE Risk Control and Strengthening & Recognition 2025
- IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Unggulan Sumatera Selatan
- IPC TPK Peringati Bulan K3 Nasional, Dorong Penerapan Defensive Driving di Lingkungan Pelabuhan
Nafas Baru Kupang, 5.000 Pohon Sulap Embung Neolpopo Jadi Hijau Lestasi

Keterangan Gambar : PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), subholding BUMN Pelindo, bersama Koarmada II Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang, memberi nafas baru dengan menanam 5.000 bibit pohon di Noelpopo, Kupang, NTT. Foto: SPTP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KUPANG: PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), subholding BUMN Pelindo, bersama Komando Armada II Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang, memberi nafas baru dengan menanam 5.000 bibit pohon di Noelpopo, Kupang, NTT.
Kegiatan ini digelar pada Kamis (5/6/2025) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025. Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama terhadap keberlanjutan lingkungan.
Baca Lainnya :
- Praktik IUUF di Perairan Indonesia Sejak 2020, Rp13 Triliun Kerugian Negara Diselamatkan KKP0
- Proyek Tambak Udang Terintegrasi, KSOP Waingapu Dukung Infrastuktur Hingga Kelancaran Logistik0
- Bangun Sentra Industri Garam di Rote Ndao, KKP Gandeng 3 Lembaga Jalin Kerja Sama0
- Kick Off Pembangunan Sentra Industri Garam di Rote Ndao, Menteri Trenggono: Akhiri Impor!0
- Tongkang Tabrak Jembatan Mahakam, Pelindo: Pemanduan dan Penudaan Sudah Sesuai Ketentuan0
Penanaman 5.000 pohon merupakan langkah strategis untuk menciptakan Kupang yang lebih hijau dan lestari, utamanya Embung Noelpopo. Selama ini embung tersebut menjadi nadi penyedia air baku dan pengendali banjir, kini diperkaya dengan ribuan penopang kehidupan baru.
Kegiatan tersebut adalah bagian dari gerakan yang lebih besar, dimana Pelindo secara serentak menanam total 40.000 pohon di 8 titik lokasi berbeda. Ini menunjukkan skala komitmen Pelindo terhadap kelestarian lingkungan di berbagai wilayah.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, yang turut hadir dan memberikan dukungan penuh, menegaskan urgensi langkah ini. "Penanaman pohon bukan hanya upaya simbolik, tetapi langkah strategis untuk menyelamatkan ekosistem dan menjaga ketahanan air di wilayah kita," ujarnya.
Dia memuji kolaborasi apik antara Pelindo dan TNI AL sebagai cerminan tanggung jawab sosial yang patut ditiru. Ribuan pohon yang ditanam tersebut memberi nafas baru baru kesegaran udara di Embung Neolpolo.
Tanggung Jawab Sosial
Sementara itu, Terminal Head TPK Kupang, Zanuar Eka Wijaya, mengungkapkan antusiasmenya. "Kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud nyata komitmen kami terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Ini adalah bagian dari kontribusi kami dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam aspek perlindungan lingkungan hidup," ujar Zanuar.
Zanuar juga menambahkan komitmen untuk keberlanjutan guna memastikan ribuan bibit pohon ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat maksimal. "Kami akan berkolaborasi dengan kelompok tani setempat dalam perawatan dan pemeliharaannya. Kami percaya, sinergi dengan masyarakat lokal adalah kunci keberhasilan jangka panjang," tegasnya.
Semangat Gotong Royong
Senada dengan itu, Komandan Lantamal VII Kupang, Laksamana Pertama TNI Irwan Sondang Parluhutan Siagian, menekankan pentingnya peran TNI AL dalam mendukung inisiatif positif seperti ini.
"Kami memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam hal pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan wilayah pesisir secara berkelanjutan. Pesisir bukan hanya batas geografi, tapi juga ruang hidup bagi jutaan masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari laut dan alam sekitarnya," jelas Laksma Irawan.
Inisiatif penanaman 5.000 bibit pohon di Kupang merupakan sebuah investasi nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Kupang. Kolaborasi antara PT Pelindo Terminal Petikemas, TNI AL, Pemerintah Daerah, dan partisipasi aktif masyarakat lokal menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Kupang yang lebih hijau dan lestari di masa depan.
Semangat gotong royong ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam menjaga kelestarian alam demi generasi yang akan datang. (Arry/Oryza)











