- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal
Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs

Keterangan Gambar : IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen secara kumulatif hingga Mei 2026 dengan total throughput mencapai 1.492.721 TEUs, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.406.875 TEUs.Foto:IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen secara kumulatif hingga Mei 2026 dengan total throughput mencapai 1.492.721 TEUs, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.406.875 TEUs.
Sementara itu, pada Mei 2026 saja, IPC TPK membukukan pertumbuhan operasional sebesar 4 persen dengan total arus petikemas mencapai 333.146 TEUs dibandingkan Mei 2025 sebesar 320.109 TEUs. Peningkatan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas distribusi barang dan perdagangan internasional menjelang pertengahan tahun.
Baca Lainnya :
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok0
- Mulai Juni,Tiap Akhir Pekan ASDP Layani Penyeberangan Hunimua–Waipirit 24 Jam0
- Dermaga Penajam Direhabilitasi, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman dan Optimal0
- Optimalisasi TBS, Terminal Teluk Lamong dan Aptrindo Perkuat Kolaborasi Lancarkan Arus Logistik0
- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok0
Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, mengatakan kesiapan fasilitas dan layanan operasional menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus logistik di tengah peningkatan trafik petikemas.
"Peningkatan aktivitas logistik selama Mei 2026 mendorong optimalisasi layanan terminal di seluruh area kerja IPC TPK. Kesiapan operasional menjadi kunci utama agar arus barang tetap berjalan lancar, aman, dan efisien," ujar Daniel.
Pertumbuhan trafik tercatat merata di berbagai wilayah operasi perusahaan. Pada periode Mei 2026, Area Panjang mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 18,8 persen, disusul Area Jambi sebesar 15,4 persen. Sementara itu, Area Tanjung Priok 1 dan Tanjung Priok 2 masing-masing tumbuh sebesar 5,5 persen dan 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara kumulatif hingga Mei 2026, Area Tanjung Priok 1 menjadi wilayah dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 9,7 persen, diikuti Area Panjang sebesar 7,4 persen, Area Tanjung Priok 2 sebesar 5,6 persen, Area Pontianak sebesar 3 persen, serta Area Jambi sebesar 1,1 persen.
Keberhasilan menjaga tren pertumbuhan ini juga ditopang langkah strategis perusahaan dalam memperluas konektivitas pelayaran internasional. Pada Mei 2026, IPC TPK resmi melayani layanan baru South China Java X-Press (SCJX) milik X-Press Feeders yang menghubungkan Indonesia dengan kawasan China Selatan. Kehadiran layanan tersebut mencerminkan tingginya aktivitas perdagangan dan kebutuhan konektivitas logistik antara Indonesia dan Tiongkok yang terus berkembang.
Pertumbuhan trafik IPC TPK juga sejalan dengan kinerja perdagangan nasional yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia periode Januari–April 2026 mencapai US$92,15 miliar atau tumbuh 5,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
IPC TPK akan terus memperkuat efisiensi layanan, kesiapan operasional, dan konektivitas pelayaran guna mendukung kelancaran rantai pasok nasional serta pertumbuhan perdagangan internasional.
"Melalui peningkatan kualitas layanan dan operational excellence secara konsisten, IPC TPK optimistis dapat terus memberikan kontribusi positif bagi ekosistem logistik nasional dan seluruh mitra pengguna jasa," tutup Daniel.(Fat/Oryza)











