- Asian Games 2026, Atlet TNI AL Berjaya Sumbang 2 Medali
- Innalillahi... Maestro Seni-Politisi Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
- Penyelam TNI AL Kembali Temukan 5 Jenazah di Lambung KMP Virgo Transport-8
- KKP Gandeng Kemenkop, BP BUMN dan Kemenkeu Kelola Kampung Nelayan Merah Putih
- Gandeng Tiongkok, KKP Genjot Produksi Perikanan Tangkap Dalam Negeri
- Kemenhub Kirim KN Kunyit Angkut Reefer Container Penyimpan Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Penyelam TNI AL Temukan 14 Jenazah di Bangkai KMP Virgo Transport 8
- Apresiasi Pengabdian Merah Putih Kodaeral IV, TNI AL Raih Dua Penghargaan dari Pemprov Kepri
- Panglima TNI Pimpin Upacara Peresmian KRI Sriwijaya-100, Dihadiri Chief of Staff Italian Navy
- KM Arupadhatu Bawa 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Jasad ABK Ditemukan di Pulau Enggano
Mulai Juni,Tiap Akhir Pekan ASDP Layani Penyeberangan Hunimua–Waipirit 24 Jam

Keterangan Gambar : PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menghadirkan operasional penyeberangan 24 jam di lintasan Hunimua–Waipirit setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai 1 Juni 2026.Foto: ASDP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), AMBON : PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menghadirkan operasional penyeberangan 24 jam di lintasan Hunimua–Waipirit setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai 1 Juni 2026.
Kehadiran ASDP itu untuk menjawab kebutuhan
Mobilitas masyarakat di wilayah Timur Indonesia yang terus bergerak dinamis. Aktivitas perjalanan, distribusi logistik, hingga konektivitas antarwilayah menuntut layanan transportasi yang semakin adaptif dan andal.
Kebijakan ini menjadi langkah nyata ASDP dalam memastikan masyarakat dapat bepergian dengan lebih fleksibel, sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi antarwilayah di Maluku dan sekitarnya. Layanan yang beroperasi tanpa henti selama akhir pekan. Masyarakat kini memiliki akses perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman kapan pun dibutuhkan.
Baca Lainnya :
- Hari Lingkungan Hidup, PELNI Gelar Penghijauan dan Daur Ulang Limbah0
- Jelang Libur Sekolah 2026 Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate0
- Dermaga Penajam Direhabilitasi, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman dan Optimal0
- PELNI Raih 7 Sertifikat ISO Terintegrasi, Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional0
- Asyik.. PELNI Diskon Tiket Lagi, Sambut Liburan Sekolah 20260
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyampaikan bahwa penguatan layanan di lintasan Hunimua–Waipirit merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Penerapan operasional 24 jam setiap akhir pekan merupakan upaya ASDP untuk memastikan akses transportasi yang semakin lancar dan mudah dijangkau masyarakat. Kami akan terus melakukan evaluasi dan optimalisasi layanan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” ujar Heru.
Sebelumnya, layanan 24 jam di lintasan Hunimua–Waipirit telah diterapkan pada sejumlah periode dengan trafik tinggi seperti Angkutan Lebaran 2026, Hari Paskah, dan Idul Adha. Kebijakan tersebut terbukti mampu mengurai antrean kendaraan dan penumpang di pelabuhan sekaligus menjaga kelancaran arus penyeberangan.
Untuk mendukung operasional, ASDP menyiagakan enam armada di lintasan Hunimua–Waipirit, termasuk empat kapal milik ASDP yakni KMP Erana, KMP Inelika, KMP Rokatenda, dan KMP Terubuk. Kesiapan armada tersebut diharapkan mampu menjaga keandalan jadwal pelayaran serta mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik secara optimal.
Diperkuat Tiket Online Ferizy
General Manager ASDP Cabang Hunimua Syamsuddin Tanassy menambahkan bahwa peningkatan layanan juga diperkuat melalui penerapan sistem tiket digital Ferizy yang membantu pengaturan arus penumpang dan kendaraan menjadi lebih tertata dan efisien.
"Melalui Ferizy, pengguna jasa dapat melakukan reservasi dan pembelian tiket secara daring sebelum tiba di pelabuhan sehingga perjalanan menjadi lebih terencana dan antrean dapat diminimalkan. Kami mengimbau masyarakat membeli tiket lebih awal melalui trip.ferizy.com serta memastikan data penumpang dan kendaraan diisi lengkap dan benar demi kelancaran perjalanan bersama," ujarnya.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan Hunimua–Waipirit telah melayani 163.444 penumpang dan 136.398 kendaraan. Tingginya volume layanan tersebut menegaskan peran strategis lintasan ini sebagai penghubung vital mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Timur Indonesia.
Sebagai operator penyeberangan nasional, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal, modern, dan berkelanjutan guna memperkuat konektivitas nasional serta mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah Indonesia.(ARRY/Oryza)











