- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
- KKP Gandeng SnackVideo Kembangkan SDM Kelautan Perikanan
- 1.300 Ikan Napoleon BB Penyelundupan Akhirnya Dilepas KKP ke Laut
- Kemenhub Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Pemanduan Kapal
TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok

Keterangan Gambar : PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menyambut maiden voyage MV WANTAI/WANT001 yang dioperasikan oleh X-Press Feeders. Kapal petikemas sandar perdana di Terminal Petikemas Teluk Lamong pada Senin (1/6/27) pukul 22.30 WIB bagian dari layanan SCJX (South China Java Express) dilayani rutin setiap minggu.Foto:TTL
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menyambut maiden voyage MV WANTAI/WANT001 yang dioperasikan oleh X-Press Feeders. Kapal petikemas sandar perdana di Terminal Petikemas Teluk Lamong pada Senin (1/6/27) pukul 22.30 WIB bagian dari layanan SCJX (South China Java Express) dilayani rutin setiap minggu.
Kehadiran layanan ini menjadi layanan internasional baru kedua yang masuk ke TPK Teluk Lamong sepanjang tahun 2026 dan semakin memperkuat akses perdagangan langsung antara Surabaya dengan sejumlah pelabuhan utama di Tiongkok Selatan.
MV WANTAI merupakan kapal petikemas berbendera Liberia dengan panjang (Length Overall/LOA) 210 meter, lebar (Beam) 32 meter, bobot mati (Deadweight Tonnage/DWT) 38.250 ton, serta kapasitas angkut mencapai 2.902 TEUs. Pada maiden voyage ini, TPK Teluk Lamong melayani kegiatan bongkar muat sebanyak 1.250 TEUs.
Adapun rute layanan yang dilayani kapal ini meliputi Jakarta – Surabaya – Yantian – Xiamen (OGT) – Xiamen (HTN) – Nansha. Melalui layanan tersebut, pengguna jasa memperoleh alternatif konektivitas yang semakin kompetitif untuk mendukung aktivitas ekspor maupun impor, khususnya menuju berbagai kawasan industri dan pusat perdagangan utama di Tiongkok Selatan.
Terminal Head TPK Teluk Lamong, Capt. Pierre Rochel T., menyampaikan bahwa kehadiran layanan SCJX dari X-Press Feeders semakin memperkuat posisi TPK Teluk Lamong sebagai salah satu gerbang perdagangan internasional utama di Indonesia Timur.
"Kehadiran layanan SCJX memberikan alternatif konektivitas yang semakin kompetitif bagi para eksportir dan importir, khususnya menuju berbagai pelabuhan utama di Tiongkok Selatan. Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh X-Press Feeders untuk menjadikan TPK Teluk Lamong sebagai salah satu pelabuhan singgah dalam layanan ini,” ujar Pierre.
Menurut Pierre, bertambahnya layanan internasional reguler menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan perusahaan pelayaran global terhadap kualitas layanan dan keandalan operasional TPK Teluk Lamong.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga produktivitas, keandalan operasional, serta kepastian pelayanan guna mendukung kebutuhan pelanggan dan pertumbuhan perdagangan internasional melalui Surabaya," tambahnya.
Sementara itu, Kapten MV WANTAI, Captain Wang Yongfu, menyampaikan apresiasinya terhadap fasilitas dan lingkungan operasional TPK Teluk Lamong.
"Teluk Lamong memberikan kesan yang sangat baik bagi kami. Lingkungannya bersih, operasionalnya tertata, dan konsep green port yang diterapkan sangat terlihat," ungkap Captain Wang Yongfu.
Kehadiran layanan SCJX sejalan komitmen TPK Teluk Lamong terus meningkatkan konektivitas maritim, memperluas jaringan pelayaran internasional, serta mendukung efisiensi rantai pasok nasional. Sebagai terminal petikemas semi otomatis pertama di Indonesia yang mengusung konsep green port, berinovasi dalam menghadirkan layanan yang andal, efisien, sdan berkelanjutan bagi seluruh pengguna jasa.(Arry/Oryza)











