- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu

Keterangan Gambar : KRI Imam Bonjol-383 (KRI IBL-383) di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I mengamankan dan memeriksa kapal ikan KM Aries Indo XVIII di perairan Utara Pulau Pusung, Aceh. Diduga para ABK di kapal ini menggunakan narkoba. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), ACEH: KRI Imam Bonjol-383 (KRI IBL-383) di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I memeriksa kapal ikan KM Aries Indo XVIII di perairan Utara Pulau Pusung, Aceh. Hasilnya, ditemukan kemasan plastik diduga bekas sabu dan bong (alap hisap).
Operasi Indothai-26 tersebut digelar pada Selasa (10/6/2026) malam. Pemeriksaan dilakukan pada posisi 04°10'000" Lintang Utara dan 098°31'000" Bujur Timur terhadap kapal ikan berbendera Indonesia berukuran 27 GT yang sedang berlayar dari Belawan menuju daerah penangkapan ikan (fishing ground).
Kapal tersebut diawaki 10 orang, termasuk nahkoda Riski Riyadi Siregar. Kapal tersebut membawa muatan sekitar 2 ton ikan campuran hasil tangkapan. Saat diperiksa, tim KRI IBL-383 menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Baca Lainnya :
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal0
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK0
- 2 Kapal Disergap TNI AL, Ekspor Ilegal Minerba Mengandung LJT Digagalkan, Nilainya Fantastis0
- Modus Penyelundupan Merkuri Ilegal Rp 1,5 M Diendus TNI AL Gagal Masuk Priok 0
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB0
Temuan tersebut antara lain 47 bungkus plastik kecil kosong yang diduga bekas kemasan sabu, satu bungkus plastik berisi serbuk yang diduga narkotika jenis sabu, tiga alat isap (bong), empat korek api, serta empat botol bong plastik. Bong tersebut salah satunya masih berisi dan sedang digunakan, sementara tiga lainnya dalam kondisi bekas pakai.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan pengakuan awak kapal, 6 anak buah kapal (ABK) diduga telah menggunakan narkotika jenis sabu selama pelayaran dan saat melaksanakan aktivitas penangkapan ikan di daerah fishing ground. Temuan tersebut selanjutnya didokumentasikan sebagai bagian dari proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh petugas.
KRI Imam Bonjol-383 segera mengambil langkah-langkah penanganan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada I, dalam mendukung penegakan hukum di laut, memberantas penyalahgunaan narkotika, serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Indonesia. (Arry/Mar)











