- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal
- Libur Sekolah Pastikan Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak
- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan

Keterangan Gambar : Kodaeral XII melalui Posal Temajuk dan Pos Babinpotmar Pemangkat mengantar dan mengawal pulang kapal ikan Malaysia. Serah terima Kapal PAF 4653 U1 kepada Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) dilakukan di Perairan Tanjung Dato, perbatasan Indonesia–Malaysia, Sabtu (13/6/2026). Foto Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KALBAR: Kodaeral XII melalui Posal Temajuk dan Pos Babinpotmar Pemangkat mengantar dan mengawal pulang kapal ikan Malaysia yang menyasar masuk perairan Indonesia.
Serah terima Kapal Ikan Asing (KIA) PAF 4653 U1 kepada Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di Perairan Tanjung Dato, perbatasan Indonesia–Malaysia, Sabtu (13/6/2026).
Tindakan TNI AL ini merupakan bagian dari upaya penyelesaian kasus secara profesional dan humanis, dengan memastikan awak kapal memperoleh proses pemulangan yang aman, tertib, dan sesuai mekanisme yang berlaku. Sebelum serah terima dilakukan, personel gabungan melakukan pengecekan akhir dan mengawal kapal dari Perairan Temajuk menuju titik pertemuan dengan unsur Maritim Malaysia.
Baca Lainnya :
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau0
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah0
- 2 Kapal Disergap TNI AL, Ekspor Ilegal Minerba Mengandung LJT Digagalkan, Nilainya Fantastis0
- TNI AL dan BI Kembali Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Sasar Wilayah Pulau 3T di Kalsel0
- TNI AL Musnahkan Miras, Pengawasan Jalur Laut di Perbatasan Diperketat0
Proses serah terima berlangsung lancar melalui penandatanganan berita acara oleh perwakilan kedua negara. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kodaeral XII tidak hanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan serta memperkuat kerja sama maritim dan hubungan baik antarnegara di kawasan perbatasan.
Sementara itu di laman resminya, Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia menjelaskan bahwa penyerahan kembali kapal yang hanyut ke parairan Indonesia adalah hasil kerja sama erat bilateral Malaysian-Indonesia (MALINDO).
Timbalan Ketua Pengarah (operasi) Maritim Malaysia, Laksamana Madya Maritim Mohd Zawawi bin Abdullah mengatakan kapal nelayan yang dikendalikan oleh Tekong asal Laos itu putus komunikasi saat menangkap ikan di perairan Malaysia.
Konsulat Malaysia di Pontianak kemudian berkoordinasi dengan MRCC Putrajaya yang selanjutnya berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut.
Pihak Malaysia mengucapkan terima kasih kepada Konsulat Malaysia di Pontianak, Encik Azizul Zekri Abd Rahim dan phak Indonesia, Laksamana Muda TNI Sawa selaku Lantamal XII atas bantuan dan komitmen yang diberikan sepanjang operasi tersebut. (Arry/Mar)











