Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan

By Indonesia Maritime News 14 Jun 2026, 07:37:45 WIB Hankam
Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan

Keterangan Gambar : Kodaeral XII melalui Posal Temajuk dan Pos Babinpotmar Pemangkat mengantar dan mengawal pulang kapal ikan Malaysia. Serah terima Kapal PAF 4653 U1 kepada Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) dilakukan di Perairan Tanjung Dato, perbatasan Indonesia–Malaysia, Sabtu (13/6/2026). Foto Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), KALBAR: Kodaeral XII melalui Posal Temajuk dan Pos Babinpotmar Pemangkat mengantar dan mengawal pulang kapal ikan Malaysia yang menyasar masuk perairan Indonesia.

Serah terima Kapal Ikan Asing (KIA) PAF 4653 U1 kepada Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di Perairan Tanjung Dato, perbatasan Indonesia–Malaysia, Sabtu (13/6/2026).

Tindakan TNI AL ini merupakan bagian dari upaya penyelesaian kasus secara profesional dan humanis, dengan memastikan awak kapal memperoleh proses pemulangan yang aman, tertib, dan sesuai mekanisme yang berlaku. Sebelum serah terima dilakukan, personel gabungan melakukan pengecekan akhir dan mengawal kapal dari Perairan Temajuk menuju titik pertemuan dengan unsur Maritim Malaysia.

Baca Lainnya :

Proses serah terima berlangsung lancar melalui penandatanganan berita acara oleh perwakilan kedua negara. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kodaeral XII tidak hanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan serta memperkuat kerja sama maritim dan hubungan baik antarnegara di kawasan perbatasan.

Sementara itu di laman resminya, Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia menjelaskan bahwa penyerahan kembali kapal yang hanyut ke parairan Indonesia adalah hasil kerja sama erat bilateral Malaysian-Indonesia (MALINDO).

Timbalan Ketua Pengarah (operasi) Maritim Malaysia, Laksamana Madya Maritim Mohd Zawawi bin Abdullah mengatakan kapal nelayan yang dikendalikan oleh Tekong asal Laos itu putus komunikasi saat menangkap ikan di perairan Malaysia.

Konsulat Malaysia di Pontianak kemudian berkoordinasi dengan MRCC Putrajaya yang selanjutnya berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut.

Pihak Malaysia mengucapkan terima kasih kepada Konsulat Malaysia di Pontianak, Encik Azizul Zekri Abd Rahim dan phak Indonesia, Laksamana Muda TNI Sawa selaku Lantamal XII atas bantuan dan komitmen yang diberikan sepanjang operasi tersebut. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook