- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
KKP-Polri Turunkan Pasukan Gegana Brimob Awasi Produk Ikan, Ada Apa ?

Keterangan Gambar : Anggota Pasukan Gegana Polri melakukan pemeriksaan terhadap produk perikanan guna memastikan keamanan dari cemaran radioaktif. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JALARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan hasil perikanan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi. KKP pun menggandeng Tim Gegana Brimob melakukan pengawasan.
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, KKP bersinergi dengan Tim Gegana Brimob Polri untuk melakukan pengawasan cemaran radioaktif. Pengawasan dilakukan di sepanjang rantai produksi pada 16-19 Desember lalu.
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini mengatakan pihaknya melakukan surveilan guna menjamin kemanan produk.
Baca Lainnya :
- Izin Usaha Perikanan Meningkat, Desember 2025 KKP Terbitkan 5.151 Dokumen0
- Sasar Gen Z, KKP Sosialisasikan Kampung Nelayan Merah Putih Lewat Series Samudranaya0
- Raih WTP Beruntun, KKP: Perkuat Pengawasan, Jaga Kepercayaan Publik0
- Perkuat Daya Saing Ekspor, KKP dan DWF Indonesia Genjot Kompetensi Pekerja Pembekuan Tuna0
- Lulus Kuliah Gratis Program KKP, Ribuan Anak Nelayan Anti Nganggur, Terserap Dunia Kerja0
“Kami turun ke lapangan dalam rangka surveilan mutu dan keamanan produk perikanan di sepanjang rantai produksi (hulu - hilir) terutama menjelang libur panjang Nataru untuk berikan jaminan kepada masyarakat bahwa ikan konsumsi aman,” ujar Ishartini, dalam siaran resmi yang diterima indonesiamaritimenews.com Senin (22/12/2025).
Pengawasan lapangan yang dilakukan KKP bersama personel Pasukan Gegana Polri menyasar sektor hulu ikan, udang, serta lobster. Pengawsan meliputi tambak pembesaran dan farm hatchery/perbenihan yang ada di Provinsi Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Barat.
Dalam kegiatan tersebut masing-masing instansi bersinergi memadukan kompetensi dan keahlian dalam inspeksi biosecurity dan critical control point (CCP) radionuklida, serta deteksi dini atau early warning terhadap potensi bahaya radioaktif sektor perikanan, serta melaksanakan public awareness atau penyadartahuan terhadap pelaku usaha tambak dan masyarakat sekitar.
"Kegiatan ini bersinergi dengan Korps Brimob Polri sesuai dengan tusi mereka terkait deteksi dini potensi bahaya KBRN atau Kimia, Biologis, Radioaktif dan Nuklir. Sementara kami bergerak dalam pengendalian CCP radionuklida di dalam rantai pasok perikanan", tandas Ishartini.
Sebagai catatan, pasukan Gegana dikenal masyarakat sebgai pasukan elite Brimob Polri yang punya keahlian khusus melacak dan menjinakkan bahan peledak, radioaktif dan lainnya.
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa saat ini KKP adalah satu - satunya lembaga sertifikasi ikan bebas radioaktif di Indonesia yang diakui dunia, salah satunya adalah Amerika Serikat melalui aturan impor (Import Alert) #99-52. (Arry/Mar)











