- Presiden Trump Puji Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia: Saya Tidak Ingin Berhadap
- Pidato di Amerika: Presiden Prabowo Tegaskan Stabilitas, Kepastian Hukum, dan Reformasi SDM
- KRI Bung Tomo-357 Harumkan Indonesia di International Fleet Review Latma Milan 2026
- Pelindo Gandeng Perwira TNI AL Perkuat Jajaran Pandu Laut
- PTP Nonpetikemas Raih The Best Terminal HSSE Risk Control and Strengthening & Recognition 2025
- IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Unggulan Sumatera Selatan
- IPC TPK Peringati Bulan K3 Nasional, Dorong Penerapan Defensive Driving di Lingkungan Pelabuhan
- 9 Kapal Perang RI Manuver Kekuatan di Perairan Rawan Penyelundupan Timah
- Barang Branded dari Malaysia Mau Diselundupkan Digagalkan Aparat TNI AL
- KKP Mulai Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Nilai Investasi Rp7,2 T
Sasar Gen Z, KKP Sosialisasikan Kampung Nelayan Merah Putih Lewat Series Samudranaya

Keterangan Gambar : Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin dalam dialog usai usai penayangan perdana webseries Samudranaya di Ballroom KKP, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menjalankan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama di 65 lokasi pesisir. Sosialisasi menyasar semua kalangan termasuk generasi muda (Gen Z).
Program pembangunan wilayah pesisir akan dilakukan tahap demi tahap hingga menyasar ribuan kampung nelayan di seluruh Indonesia.
Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin memaparkan, sosialisasi program kerja prioritas KKP itu terus dilakukan sehingga progres implementasi KNMP tersampaikan dan ikut dikawal oleh masyarakat.
Baca Lainnya :
- Raih WTP Beruntun, KKP: Perkuat Pengawasan, Jaga Kepercayaan Publik0
- Perkuat Daya Saing Ekspor, KKP dan DWF Indonesia Genjot Kompetensi Pekerja Pembekuan Tuna0
- Lulus Kuliah Gratis Program KKP, Ribuan Anak Nelayan Anti Nganggur, Terserap Dunia Kerja0
- KKP Optimistis PNPB Perikanan 2025 Tembus Rp1,15 Triliun, Disalurkan untuk Kesejahteraan Nelayan0
- Blue Food Jadi Penopang Kebutuhan Protein Nasional, KKP: Bandeng Kalahkan Salmon0
Sosialisasi dipastikannya menyasar semua kalangan termasuk ratusan generasi muda (Gen Z) peserta Magang Hub di KKP. Sebagai sarana sosialisasi, pihaknya menayangkan perdana web series Samudranaya yang mengisahkan perjuangan Naya, perempuan asal Jakarta mengenalkan program KNMP ke nelayan tradisional Desa Samber-Binyeri, Biak, Papua yang selama ini bergantung pada tengkulak.
“Adik-adik (Gen Z) ini kan bagian dari KKP, sehingga mereka juga menjadi ujung tombak program KKP ke masyarakat. Kami sengaja memilih metode visual web series sebagai sarana sosialiasi agar pesan dari program KNMP lebih mudah diterima anak-anak muda,” ungkap Doni usai penayangan perdana webseries Samudranaya di Ballroom KKP, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025).
Pada tahap awal tahun 2025, KKP mengimplementasikan program KNMP di 65 lokasi pesisir. Program ini mencakup pembangunan sarana prasarana perikanan seperti pabrik es, cold storage, bengkel nelayan, sentra kuliner, dermaga, hingga bale pelatihan.
KKP juga memberikan bantuan kapal, mesin kapal, alat tangkap, serta memberikan pelatihan manajemen usaha, pengolahan hasil perikanan, hingga pengelolaan keuangan kepada masyarakat nelayan dan anggota koperasi yang akan diberi tanggungjawab mengelola fasilitas KNMP.
“Saya sudah melihat langsung semua fasilitas ini di Biak, Papua, yang menjadi lokasi syuting Samudranaya. Semuanya dioptimalkan masyarakat di sana, dari yang tadinya serba tradisional. Sebagai orang yang tadinya awam di bidang ini, saya akhirnya jadi mengerti pentingnya fasilitas seperti cold storage, pabrik es untuk menjaga kualitas ikan yang akan kita konsumsi,” ungkap aktris Fina Phillipe yang berperan sebagai Naya dalam webseries Samudranaya.
Samudranaya Perkenalkan KNMP
Webseries Samudranaya berlangsung dua episode dan akan tayang resmi dalam waktu dekat di Maxstream dan Vidio melalui channel NeptuneTV, juga di akun Youtube KKP. Proses syuting berlangsung di Desa Samber Binyeri, Kabupaten Biak, Papua yang menjadi pilot project program KNMP secara nasional.
Webseries ini mengangkat kisah kehidupan nelayan tradisional di Desa Samber-Binyeri yang bergantung pada peran tengkulak padahal hasil perikanan yang mereka hasilkan bernilai ekonomi tinggi. Namun situasi berubah setelah masyarakat mengoptimalkan fasilitas perikanan di kawasan KNMP. Ikan-ikan hasil tangkapan yang tadinya hanya dijual di pasar tradisional, kini merambah pasar Pulau Jawa, dan Sulawesi.
“Pesan webseries ini dapat banget untuk kami yang masih awam di sektor perikanan. Kami juga jadi mengetahui manfaat dan sudah sejauh mana program ini berjalan. Apalagi visual tayangannya, dan alur cerita web seriesnya mudah dipahami dan tidak membosankan,” ungkap Elviana, peserta Magang Hub di Ditjen PRL KKP yang ikut menyaksikan penayangan perdana web series Samudranaya.
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut KNMP sebagai program transformasi pembangunan wilayah pesisir yang tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas, tapi juga kompetensi masyarakat. KKP menargetkan tahun ini akan ada 100 KNMP yang dibangun dalam dua tahapan. (Arry/Mar)











