- HARKORDIA 2025, Regional 2 Tanjung Priok :Perkuat Budaya Anti Korupsi & Integritas
- Kapal Nelayan Nyaris Tenggelam, Diselamatkan Armada KKP
- KKP Luncurkan Manual Pengukuran Karbon Biru Lamun Nasional, Ini Fungsinya
- Bakti Kowal untuk Korban Bencana di Sumatera
- 1.207 Generasi Muda Siap Majukan Sektor Kelautan dan Perikanan
- Ekspor Hasil Perikanan Indonesia Terus Meningkat, KKP: Peluang, Manfaatkan
- Ini 3 Edaran PWI Tentang Rangkap Jabatan, KTA dan Donasi Kemanusiaan Bencana Sumatera
- Saudara atau Kolega Anda Terdampak Bencana Banjir di Sumut? PT.PELNI Gratiskan Kirim Bantuan
- Produk Perikanan Indonesia Tembus 147 Negara, 2 Kontainer Udang Lolos Masuk AS
- Presiden Prabowo Kembali Kunjungi Pengungsi Korban Bencana Banjir di Aceh
Kapendam Jaya dan Ketua PWI Jakarta Jajaki Kerjasama Urban Farming

Keterangan Gambar : Kapendam Jaya Kolonel Inf. Deki Rayusyah Putra bersama Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Urban farming menjadi salah program Pomdam Jaya yang kini tengah digarap. Pomdam Jaya berharap PWI DKI Jakarta dapat bekerjasama dan berkolaborasi dalam mengembangkan program tersebut.
Hal ini terungkap dalam dialog acara kunjungan Kapendam Jaya Kolonel Inf Deki Rayusyah Putra, ke Markas PWI Jaya, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2024). Kolonel Deki didampingi oleh sejumlah staf yakni Wakapendam Letkol Czi Eri Susanto, Kalaknis Pendam Jaya Mayor CPM Asep Mulyana, Kasi Media Elektronik Mayor Caj (K) Evi Dorlan Marpaung, Kasi Pensat Mayor Czi Robert, dan Pasi Pers Pendam Jaya Letda Czi Imam Susanto.
Baca Lainnya :
- Combined Naval Event 2024 di Inggris, Kasal Soroti Produksi Kapal Perang0
- 5th MNEK 2025 Angkatan Laut Undang 56 Negara di Bali, Ini Persiapan TNI AL0
- SAFT Batteries, Industri Baterai Satelit dan Kapal Selam di Prancis Ditinjau Kasal0
- Kasal Kunjungi Kapal Induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi0
- Prajurit Lantamal VI Makassar Asah Kemampuan Raid Amfibi0
Rombongan dari Pendam Jaya disambut oleh Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo, Ketua Dewan Kehormatan PWI Jaya M Theo Yusuf, Wakil Ketua Dewan Penasihat (Dewas) PWI Jaya Adhi Wargono dan sejumlah pengurus harian PWI Jaya.
'Selamat datang di Markas PWI Jaya. Kami menyebut Sekretariat PWI Jaya ini markas Pak. Jadi bukan hanya TNI yang punya markas," ucap Kesit mengawali sambutannya dan disambut tawa para hadirin.
Kesit mengatakan, ia dan para pengurus senang dan menyambut baik kunjungan Kapendam Jaya. "Terima kasih atas kunjungan yang luar biasa. Kami yakin kunjungan ini akan semakin mempererat silaturahmi dan meningkatkan kerja sama kita," ujar pengamat olahraga dan komentator sepak bola ini.
Kesit menyebutkan, ini adalah pertemuan kedua kalinya setelah sebelumnya jajaran PWI Jaya melakukan kunjungan saat Kapendam Jaya menggelar acara Sertijab pada Agustus 2023 silam.
"Tentunya saya berharap sinergitas di antara kita terus terjaga, dan ada kerja sama yang kuat antara PWI Jaya dengan Pendam Jaya," papar Kesit.
PERERAT SULATURAHMI
Sementara itu Kapendam Jaya Kolonel Inf Deki Rayusyah Putra mengatakan, kunjungan perdana ke PWI Jaya sebagai wujud mempererat silaturahmi Pendam Jaya dengan insan media.
"Saya ucapkan selamat kepada pengurus PWI Jaya yang baru, yang sudah terpilih dan dipilih semoga dapat meningkatkan kualitas PWI Jaya ke depan", ujar Kolonel Deki.
Kapendam juga menyebut pihaknya menerima kritik, saran dan masukan positif dari rekan-rekan PWI, guna mewujudkan keberhasilan tugas, khususnya yang berkaitan dengan bidang jurnalistik.
"Kami mohon saran dan kritik dari Pak Kesit dan teman-teman Pengurus PWI Jaya dari segala aspek, karena di bidang jurnalistik kami masih perlu banyak belajar dalam membuat berita," kata Kapendam.
"Menyesal rasanya kenapa baru sekarang kami sempat ke PWI, berdialog dengan senior-senior wartawan di sini, kami.kohon maaf," ucap Kolonel Deki.
URBAN FARMING
Kolonel Deki juga memaparkan salah satu program unggulan Kodam Jaya yaitu urban farming atau pertanian perkotaan. Ia menjelaskan, urban farming telah dilaksanakan oleh Kodam Jaya di beberapa wilayah.
Program urban farming selain membantu mewujudkan ketahanan pangan, membantu ekonomi masyarakat juga menyehatkan lingkungan melalui penghijauan. Di Kota Jakarta yang memiliki keterbatasan lahan, program urban farming bisa direalisasikan dengan berbagai pola dan strategi.
Pola urban farming di Jakarta antara lain bisa dilakukan dengan memanfaatkan 'lahan tidur', metode rooftop garden (di dak rumah), hidroponik, bertani di dalam pot, aquaponik, memaksimalkan halaman sempit maupun metode lainnya.
Kolonel Deki mengajak PWI Jaya untuk bekerja sama dalam bidang wirausaha, misalnya dengan memanfaatkan lahan yabg dikelola bersama. Manfaat kerja sama dalam wirausaha tersebut dapat menjadi modal untuk meningkatkan kesejahteraan wartawan maupun prajurit terutama saat menjelang purna tugas.
Ia juga mengajak para wartawan mau mengembangkan 'contract farming' yakni adanya kemitraan antara petani, individu, atau kelompok petani dengan perusahaan atau pembeli tertentu.
“Kami didorong oleh pimpinan untuk mengembangkan masalah pangan, oleh karenanya, jika wartawan mempunyai lahan dapat kerjasama dengan kami untuk melakukan pengembangan tanaman baik untuk ekspor maupun kepentingan kebutuhan pangan lokal,” ungkap Kolonel Deki.
Gagasan tersebut disambut baik oleh jajaran PWI Jaya. Ketua Dewan Penasihat Johnny Hardjojo berharap kunjungan ini dapat menghasilkan berbagai kerja sama yang mendukung kedua belah pihak.
"Semoga kita bisa terus bersinergi dalam memajukan dunia pers dan juga pelaksanaan tugas fungsi penerangan Kodam Jaya," tandas Johnny Hardjojo. (Arry/Oryza)











