Ini Dia Kota Tujuan Layanan Mudik Gratis dan Syaratnya

By Indonesia Maritime News 03 Apr 2022, 15:31:05 WIB Perhubungan
Ini Dia Kota Tujuan Layanan   Mudik Gratis dan Syaratnya

Keterangan Gambar : Ilustrasi Menhub lepas rombongan mudik gratis. Foto: dok. Kemenhub


Indonesiamaritimenews.com ( IMN)JAKARTA: Warga Jabodetabek yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri 2022 di kampung halaman, bisa mengikuti program mudik gratis. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan 500 unit bus dan truk bagi pemudik yang akan pulang kampung.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan pemerintah membuat program mudik gratis untuk mengalihkan kecenderungan penggunaan sepeda motor yang tinggi pada mudik tahun ini. 

"Arahan Pak Menteri Perhubungan untuk mengalihkan kecenderungan sebagian masyarakat menggunakan sepeda motor, untuk minimal kita ada upaya agar mereka tidak menggunakan sepeda motor. Jadi kita siapkan dan mudik gratis tahun ini kita selenggarakan," ungkap Budi, Minggu (3/4/2022).

Baca Lainnya :

Adapun kota-kota tujuan mudik yang akan dilayani oleh Kemenhub untuk mudik gratis yakni daerah Jawa Barat dan  Jawa Tengah. Rute Jawa Tengah kota tujuan mudik gratis yakni: Semarang, Solo, Cilacap, Purworejo, Pemalang, Purwokerto, Tegal, dan Yogyakarta. Sedangkan Jawa Barat yakni Cirebon, Tasikmalaya, Kuningan, dan Garut.

Untuk bisa memanfaatkan layanan mudik gartis, khususnya dari Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Syarat tersebut sejalan dengan aturan perjalanan mudik, antara lain vaksinasi dosis ketiga atau booster. 

"Kita juga adakan reward untuk masyarakat yang sudah booster, dan diharapkan masih ada waktu satu bulan atau minimal tiga minggu. Kalau masyarakat berminat untuk mudik gratis, silahkan booster dulu," tegas Budi.   Berdasarkan survei Balitbang Kemenhub pada Maret 2022, sebanyak 79 juta orang berencana mudik. 

Adapun tiga moda transportasi yang paling banyak menjadi preferensi masyarakat adalah moda transportasi darat, yakni mobil pribadi sebanyak 21,3 juta orang (26,8 persen); sepeda motor sebanyak 14,9 juta orang (18,7 persen); dan bus 12,9 juta orang (16,3 persen).                  ( Arry/Oriz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment