- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU
- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
Hari Maritim Nasional 2023, Gelorakan Gerakan Gemar Makan Ikan

Keterangan Gambar : Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional ke-59, pemerintah menggelorakan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), RIAU: Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional ke-59, pemerintah terus menggelorakan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).
Gerakan sosialisasi ini dilakukan oleh Kemenko Marves bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Riau.
Baca Lainnya :
- Kemenhub Gandeng IPB Bangun SDM Transportasi Laut Berkualitas0
- Catat! Masyarakat Hukum Adat Pilar Penting Pengelolaan Konservasi Berbasis Kearifan Lokal0
- Hibah dari Jepang, Kapal ORCA 06 Berlayar Menuju Indonesia 0
- Harkannas ke-10, Ayo Gaungkan Gemar Makan Ikan Untuk Generasi Emas0
- Menteri KKP Berharap Kinerja Pengawasan Semakin Optimal0
Kegiatan itu juga diisi dengan talkshow menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistiyo dan Kepala Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Andreas Dipi Patria.
Talkshow diikuti oleh mahasiswa UMRAH dan masyarakat Tanjung Pinang dengan moderator Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH, T. Ersti Yulika Sari. Talkshow yang membahas mengenai Potensi Sumber Daya Perikanan di Perairan Kepulauan Riau digelar pada Sabtu (23/9/2023).
Andreas mengatakan, harus diingat bahwa setiap tanggal 23 September kita memperingati Hari Maritim Nasional. "Hari Maritim Nasional telah ditetapkan oleh Presiden Soekarno sejak 1964, karena secara geografis 2/3 wilayah Indonesia adalah wilayah laut. Tahun ini Indonesia merayakan Hari Maritim Nasional yang ke-59,” ucap Andreas.
Dia menjelaskna, berdasarkan UUD 1945 pasal 25A yang menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara, salah satunya adalah Provinsi Kepulauan Riau.
Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan pemahaman dalam mengelola sumber daya laut seperti terumbu karang, ekosistem mangrove, rumput laut, dan sumber daya perikanan yang terkandung sebagai kekayaan laut Provinsi Kepulauan Riau.
Tak hanya sesi talkshow berbagai acara juga digelar untuk memeriahkan peringatan HMN ke-59 di Kepulauan Riau. Rangkaian acara tersebut seperti pemeriksaan kesehatan gratis, sosialisasi terkait pencegahan kanker, aksi donor darah, serta lomba memasak berbahan baku ikan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya melestarikan potensi sumber daya laut Indonesia.
Sebagai informasi, Gerakan memasyarakatkan makan ikan (GEMARIKAN) adalah gerakan moral yang memotivasi masyarakat untuk mengonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah diisyaratkan bagi kesehatan agar terbentuk manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas.
Pemerintah telah membuat program nasional GEMARIKAN (Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan) sebagai upaya peningkatan gizi sejak dini dan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia pada 2004. (Riz/Oryza)
Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional ke-59, pemerintah menggelorakan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Foto: KKP











